Kunjungan Biden berselang dua hari setelah Trump menyambangi Kenosha, namun tidak menemui keluarga Jacob Blake, seorang pria kulit hitam yang ditembak polisi kulit putih AS.
- Luthfiatun Nisa
- Jumat, 04 September 2020 - 14:58 WIB
WowKeren - Calon presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengunjungi Kenosha, Wisconsin, pada Kamis (3/9) waktu setempat. Capres dari Partai Demokrat tersebut bertemu dengan keluarga Jacob Blake, seorang pria kulit hitam yang ditembak polisi kulit putih pada 23 Agustus lalu. Pertemuan Biden dengan keluarga Blake ini disinyalir sebagai bentuk sindiran terang-terangan pada lawan politiknya, Donald Trump.
Biden akan melakukan kunjungan selama dua hari untuk menunjukkan solidaritas dan membantu keluarga dan komunitas di Kenosha sembuh dari krisis bermuatan rasial. "Kita harus sembuh. Kita harus menyatukan semuanya. Menyatukan orang-orang," kata Biden dalam konferensi pers di Wilmington, Delaware, sebagaimana dikutip dari CNN.
"Tujuan saya pergi (ke Kenosha) adalah melakukan hal itu (menyatukan orang-orang), menjadi pengaruh positif pada apa yang sedang terjadi," lanjut mantan wapres era Barack Obama tersebut.
Kunjungan Biden kali ini hanya berselang dua hari setelah petahana sekaligus rivalnya, Presiden Donald Trump, melakukan kunjungan kontroversial ke Kenosha. Trump berkeras mengunjungi Kenosha kendati sempat dilarang oleh walikota dan gubernur Wisconsin karena kehadirannya dikhawatirkan memicu ketegangan.
Dalam kunjungannya pada Selasa (1/9), Trump menyatakan enggan menemui pihak keluarga karena mereka ingin melibatkan pengacara. Trump berdalih pelibatan pengacara sebagai hal yang tidak pantas.
Terkait hal ini, keluarga Jacob Blake mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak tertarik berbicara dengan Presiden Trump. "Presiden Trump adalah seorang rasis yang memicu ketegangan rasial. Dia telah menimbulkan ketegangan rasial sejak dia berada di Gedung Putih. Mengapa, sebagai paman Jacob, saya ingin berbicara dengannya? Fokus kami adalah pada Jacob dan menyembuhkan komunitas," kata perwakilan pihak keluarga.
Terlepas dari hal tersebut, Biden dan Trump memang makin gencar saling melempar kritik jelang pilpres. Debat pertama Pilpres AS antara Donald Trump dan Joe Biden bakal dilaksanakan pada 29 September. Sementara dua debat berikutnya akan berlangsung pada 15 dan 22 Oktober mendatang.
Sementara itu, pilpres AS akan digelar pada 3 November mendatang. Joe Biden akan berpasangan dengan Senator Kamala Harris yang diusung dari Partai Demokrat. Pasangan Joe Biden dan Kamala Harris bakal bersaing ketat dengan duet petahana Donald Trump dan Mike Pence. Satu kandidat lagi adalah Jo Jorgensen yang diusung Partai Libertarian.
(wk/luth)