Ketua Komnas PA Tegaskan Lutfi Agizal Tak Bermaksud Pidanakan Pengguna Kata 'Anjay'
WowKeren/Fernando
Selebriti

Arist Merdeka Sirait menegaskan bahwa Lutfi Agizal tidak pernah bermaksud memidanakan mereka yang menggunakan kata 'anjay'. Niat mulia kedatangan Lutfi pun dijelaskan Arist sebagai berikut.

WowKeren - Belum lama ini Komisi Nasional Perlindungan Anak (PA) melarang penggunaan kata "anjay" karena berpotensi bullying. Bahkan lembaga itu menyatakan bahwa pengguna kata "anjay" bisa dipidanakan.

Larangan ini lantas dikaitkan dengan sosok Lutfi Agizal yang disebut-sebut memperkarakan penggunaan kata "anjay" sampai ke Komnas PA. Padahal ditegaskan oleh Lutfi, kedatangannya ke Komnas PA bukan untuk memidanakan pengguna kata "anjay" tetapi semata-mata demi meluruskan persepsi.

Hal senada juga ditegaskan kembali oleh Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait. "Semangat besar saudara Lutfi adalah bukan untuk memidanakan anak atau melaporkan anak-anak itu (yang menggunakan kata 'anjay')," ujar Arist yang dijumpai WowKeren di Kantor Komnas PA, Pasar Rebo, Jakarta, Minggu (6/9).

Arist menyebut istilah "anjay", dengan beberapa kata lain seperti "anju" atau "anjir" sudah jamak digunakan di tengah obrolan kalangan milenial. Kala itu kata-kata tersebut tidak menjadi masalah karena dianggap sebagai bahasa gaul semata.


"Tetapi ketika kata 'anjay' mengganti seorang (menjadi) 'bersifat distorsi' atau (menggantikan) sebutan 'anjing', itu menjadi viral," tutur Arist. "Nah makanya beliau (Lutfi) datang ke sini, menyamakan persepsi betulkan tidak boleh menggunakan kata 'anjay' itu."

Penggunaan kata "anjay" yang merupakan modifikasi kata "anjing", disebut Arist bisa bersifat merendahkan orang lain. Oleh karena itulah diperlukan ketegasan hukum demi melindungi anak-anak dari penggunaan kata tersebut.

"Sikap kita, jika itu dilakukan (dan) berimplikasi hukum, maka kita harus melindungi anak-anak dalam menggunakan kata itu. Lalu merendahkan martabat seseorang dalam berkomunikasi juga tidak dibenarkan," terang Arist. "Ini (penggunaan kata 'anjay') harus dihentikan sebenarnya jika berimplikasi merendahkan."

Pada kesempatan yang sama, Lutfi juga kembali menegaskan bahwa ia tidak pernah melarang penggunaan kata "anjay" sebagaimana diberitakan banyak media. Kedatangannya ke Komnas PA adalah semata-mata demi berdiskusi karena tampaknya kata "anjay" kerap disalahgunakan untuk merendahkan martabat seseorang.

"Di sini saya takut sekali jika sampai anak kecil atau remaja kita, atau siapapun termasuk saya, tidak memahami bagaimana cara menggunakan kata itu. Kalau itu menjadi permasalahan merendahkan martabat seseorang, tersinggung, sakit hati, saya di sini memberikan wawasan itu. Jadi saya sama sekali tidak melarang kata itu," pungkas Lutfi.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait