Terjang Jepang, Topan Haishen Kini Melaju Ke Arah Korea Selatan Dan Beri Dampak Ini
Dunia

Setelah menerjang bagian selatan Jepang, Topan Haishen dilaporkan mulai mengarah ke kota terbesar di Korea Selatan. Begini dampak bencana ini di Negeri Gingseng.

WowKeren - Jepang bagian selatan baru saja dilanda badai topan Haishen. Kini, badai topan Haishen dilaporkan mulai bergerak ke arah Korea Selatan. Kedua negara Asia tersebut kini mengalami berbagai dampak yang mempengaruhi aktivitas masyarakat.

Saat melanda Jepang, topan Haishen telah membuat aliran listrik ratusan ribu rumah disana terputus. Selain itu, bencana ini juga telah membuat 32 orang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sebanyak empat orang yang berada di gedung pusat evakuasi terkena pecahan kaca.

Dilansir dari BBC, badai tersebut juga telah membuat delapan juta orang yang berada di wilayah perbatasan badai mengungsikan diri. Badai Haishen sendiri menjadi topan kedua yang menerjang Jepang.

Pekan lalu, Jepang juga baru saja dihantam dengan topan Maysak. Topan itu disebut-sebut menjadi salah satu topan terkuat yang menghantam Jepang dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dampak terjangan dua badai topan, masyarakat di wilayah bencana tidak bisa melakukan aktivitasnya. Topan itu telah memutus aliran listrik hampir 430.000 rumah di wilayah Kyushu, mulai Senin (7/9).


Tak sampai disitu, badai ini juga telah membuat sejumlah industri pabrik, sekolah, hingga perkantoran tutup. Transportasi darat hingga udara juga langsung ditutup oleh otoritas setempat demi keamanan bersama.

Badai Haishen kini mulai bergerak ke arah Korea Selatan. Badan pemerkira cuaca di Korea Selatan telah memberikan peringatan dini kepada masyarakat terkait potensi bencana badai topan.

Dilaporkan, badai topan Haishen akan menerjang salah satu kota terbesar di Korea Selatan yaitu Busan. Serupa dengan kebijakan Jepang, otoritas Korea Selatan langsung membatalkan 300 penerbangan yang tersebar di 10 bandara.

Perjalanan darat dengan kereta api juga untuk sementara waktu dihentikan. Dilansir dari Reuters, badai tersebut dikabarkan telah memutus aliran listrik ke hampir 5.000 rumah di ujung selatan semenanjung Korea, termasuk Pulau Jeju.

Meski demikian, seorang pejabat Badan Meteorologi Korea dengan percaya diri menyatakan badai tersebut tidak akan parah saat menghantam negaranya. Pasalnya, laju topan Haishen dinilai semakin melemah saat melintasi Negeri Gingseng.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait