Atta Halilintar sempat mendapatkan kritik karena memakai batik dengan celana denim belel. Lantas kini Atta pun buka suara untuk menanggapi terkait masalah yang dipersoalkan netizen tersebut
- Lailatul Maghfiroh
- Selasa, 08 September 2020 - 09:22 WIB
WowKeren - Atta Halilintar merespon dirinya yang masuk deretan trending di Twitter teratas pada Senin (7/9). Atta heran mengapa dirinya dibully hanya karena kombinasi pakaian batik dan celana denim belel yang dikenakannya saat bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya.
“Twitter makasih. Kayaknya kita harus ke Twitter juga, banyak yang demen bully bully ya di sana,” tulis Atta di Instagram Story-nya. Kekasih Aurel Hermansyah ini lantas menjelaskan bahwa seharusnya netizen bisa lebih menyoroti soal agenda pertemuannya dengan Menhub tersebut.
Pasalnya kala itu ia dan pihak Menhub sedang mengamati dan membahas perihal pentingnya menerapkan protokol kesehatan saat bepergian. “Padahal pertemuan ini membahas pentingnya jaga protokol kesehatan saat bepergian,” tambah Atta.
Lebih lanjut, Atta kemudian mengaitkan kontroversi soal celana denim bebel yang ia kenakan itu dengan penggunaaan kata "anjay" yang belakangan dibahas oleh Lutfi Agizal.
Hingga penggunaan kata "anjay" itu bisa menarik perhatian Komnas Anak padahal banyak persoalan besar anak-anak yang sejatinya butuh perhatian. “Pakai jeans jadi masalah pantas anjay aja jadi masalah, banyak masalah lebih penting,” tegas Atta.
Seperti diberitakan sebelumnya, Atta mendapat protes gara-gara penampilannya saat bertemu dengan Budi Karya melihat pemberlakukan protokol kesehatan di bandara. Seorang netizen mengkritik pakaian Atta yang berupa atasan batik dipadukan dengan celana denim belel.
"Bila saja busana yang dikenakan Atta itu batik ori, batik hasil karya budaya luhur bangsa, sangat tidak pantas dikombinasikan dengan celana denim belel atau sobek gitu," tulis akun @puturudy di Twitter. "Jangan pernah lagi pakai batik kalau anda tidak punya kemampuan apresiasi."
(wk/lail)