Kasus perdagangan daging ayam tiren masih cukup banyak. Untuk menghindarinya, sebaiknya perhatikan beberapa tips ini agar dapat memilih daging ayam yang masih segar.
- Eva Lestari
- Kamis, 10 September 2020 - 14:55 WIB
WowKeren - Menyajikan masakan yang sehat untuk keluarga merupakan sesuatu yang sangat penting dilakukan, terutama di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini. Untuk melakukannya, pertama-tama kita harus memilih bahan makanan yang baik dan berkualitas secara teliti. Kita tidak boleh melakukannya sembarangan, karena saat ini ada banyak sekali oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja menjual bahan makanan berkualitas buruk, salah satunya adalah daging ayam.
Tidak semua daging ayam yang dijual di pasaran benar-benar segar dan berkualitas baik. Karena ada saja orang-orang yang masih menjual daging ayam tiren atau yang sudah kadaluarsa dan tidak layak untuk dikonsumsi. Sehingga jika Anda kebetulan mendapatkan daging tersebut lalu memasaknya, kesehatan keluarga di rumah tentu saja bisa terancam.
Berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren akan membagikan beberapa tips mudah dalam memilih daging ayam segar. Penasaran apa saja itu? Langsung saja yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
(wk/eval)1. Perhatikan Warnanya
Tips pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memperhatikan warna daging ayam. Daging ayam segar memiliki warna merah muda, tidak abu-abu atau menghitam. Karena itu, jika kulit dan dagingnya terlihat berwarna putih kemerahan, tandanya daging tersebut masih segar dan aman untuk dikonsumsi.
Sebaliknya, daging ayam tiren memiliki warna putih pucat kebiruan seperti memar. Warna biru itu sendiri muncul karena masih ada darah di dalam daging, sedangkan warna putihnya disebabkan karena daging ayam tak lagi segar. Selain itu, Anda juga harus menghindari daging ayam yang warnanya mengkilap karena kemungkinan sudah diberi formalin.
2. Hirup Baunya
Tips berikutnya yang harus Anda perhatikan adalah mengenali bau daging ayam yang hendak dibeli. Perlu diketahui bahwa daging ayam segar memiliki bau yang khas, tidak menyengat, bahkan hampir tidak berbau sama sekali. Sehingga jika Anda menemukan daging ayam yang memiliki bau amis menyengat, pastikan untuk tidak membelinya karena itu adalah ayam tiren.
Selain itu, Anda juga harus menghindari daging ayam yang berbau bahan kimia. Aroma ini sendiri muncul karena ayam telah dicuci atau direndam dengan bahan kimia untuk membuatnya tampak segar. Jika dikonsumsi, daging ayam ini tentu sangat berbahaya bagi kesehatan Anda dan keluarga di rumah.
3. Rasakan Tekstur Daging dan Kulit Ayam
Salah satu ciri ayam masih segar adalah memiliki daging yang padat atau kenyal. Karena itulah pastikan untuk tidak memilih daging ayam yang lembek, berair dan seperti akan hancur. Jangan pula memilih daging ayam yang terlalu keras, karena kemungkinan telah disuntik agar menjadi lebih berat.
Bila Anda membeli ayam di pasar, usahakan untuk menyentuh dan mengusap sedikit kulitnya. Jika Anda merasa ayam tersebut memiliki tekstur seperti tepung atau berpasir, pastikan untuk tidak membelinya karena ayam tersebut telah diberi bahan kimia. Hal ini dikarenakan tekstur bertepung merupakan sisa-sisa dari bahan kimia yang tidak dibilas.
4. Tekan Daging Ayam
Meski terdengar sederhana, menekan daging ayam juga bisa dilakukan untuk mengetahui kualitas dan kesegarannya. Daging ayam segar memiliki tekstur yang elastis dan tidak terlalu padat. Karena itulah coba untuk menekan dagingnya sebelum memutuskan membeli. Jika langsung kembali ke bentuk semula setelah ditekan, artinya daging ayam tersebut masih segar.
Sebaliknya, jika daging ayam membutuhkan waktu lama untuk kembali ke bentuk semula, maka itu adalah ayam tiren. Daging tersebut kemungkinan telah melalui proses pembekuan berulang kali sehingga sel-selnya telah rusak dan tidak elastis lagi.
5. Perhatikan Keberadaan Darah atau Cairan
Kebanyakan ayam tiren telah melalui beberapa kali proses pembekuan agar tetap awet. Proses ini akan membuat sel-sel yang ada di dalamnya mengalami kerusakan. Akibatnya, daging ayam tersebut akan lebih mudah mengeluarkan darah atau cairan.
Oleh sebab itu, pastikan untuk memilih ayam yang tidak mengeluarkan banyak darah. Anda bisa memastikannya dengan melihat bagian kepala atau leher. Biasanya ayam tiren memiliki bercak darah yang cukup jelas pada bagian ini. Sehingga jika Anda menemukan daging ayam dengan kondisi demikian, pastikan untuk tidak membelinya.
6. Lihat Apakah Ada Lalat yang Hinggap
Lalat merupakan salah satu jenis hewan yang dihindari karena kotor dan membawa bibit penyakit. Di balik itu, lalat justru dapat dijadikan sebagai indikator baik dalam memilih daging ayam yang segar. Perhatikan apakah ada lalat yang hinggap di daging ayam yang akan Anda beli. Jika tidak ada, bisa jadi daging ayam tersebut telah tercampur dengan bahan kimia alias tidak segar lagi.
7. Perhatikan Kemasannya
Jika Anda membeli daging ayam di supermarket, perhatikan juga bagian kemasannya. Pilih daging ayam yang memiliki kemasan utuh dan masih tertutup rapi. Hindari ayam dengan kemasan rusak karena perlindungannya telah berkurang. Jika sudah demikian, daging ayam tersebut rentan ditempeli oleh debu, virus maupun kuman hingga mengurangi kualitasnya. Anda pasti tak menginginkannya kan?
Demikian tujuh tips memilih daging ayam segar yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui tips memasak kerang agar tidak amis dan alot. Selain itu, Anda juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai kesalahan paling umum yang dilakukan ketika memasak.