Berpotensi Petaka, Tompi Ajak Musisi Tolak Undangan Konser Kampanye Pilkada Saat Pandemi
Instagram/dr_tompi
Musik
Seleb vs Corona

Sebagai dokter, Tompi merasa miris melihat banyaknya konser yang digelar untuk kampanye masa Pilkada Serentak 2020 seolah tak sedang mengalami pandemi COVID-19.

WowKeren - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 rencananya masih akan digelar di tengah pandemi COVID-19. Bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengizinkan para paslon berkampanye dengan menggelar konser musik.

Hal tersebut membuat musisi sekaligus dokter bedah plastik Tompi ikut angkat bicara. Melalui cuitan yang ditulis di akun Twitter miliknya, Tompi merasa miris karena konser musik di tengah pandemi akan menimbulkan petaka. Pasalnya jumlah pasien yang positif virus corona akan bertambah banyak.

"Membolehkan konser musik terbuka utk pilkada adalah potensi petaka," tulis Tompi di Twitter pada Rabu (16/9). "Kagak pake konser ajaa udah keok... ini masih dibolehin konser??? DPR kagak bunyi untuk melarang ini?"

Lebih lanjut, Tompi juga mengajak para musisi agar menolak undangan konser untuk kampanye Pilkada. Menurut pelantun lagu "Sedari Dulu" tersebut, para musisi harus mengedukasi calon pemimpin yang akan menjabat.


"Musisi HARUS NYA KOMPAK UTK TDK MAU PERFORM DI ACARA PILKADA SELAMA MASA PANDEMIK," sambung Tompi pada hari yang sama. "Kita harus mencerdaskan org2 yg akan terpaksa kita pilih."

Pernyataan Tompi tersebut pun menarik netizen untuk memberikan berbagai komentar. Meski banyak yang setuju dengan ucapan Tompi, tak sedikit pula yang memikirkan tentang kebutuhan para musisi untuk mendapatkan penghasilan.

"Saya setuju dengan dokter tompi..yuk para musisi dan artis utk menolak tampil di konser pilkada..sayangilah teman,keluarga dan para tenaga medis," komentar netter. "Hajar terus bang Tompi... Udah pada stres ni orang orang," seru netter lain.

"Bukan masalah kompaknya dok, dapur ga ngebul gimana? Dokter enak ga perform masih ada pemasukan dari pasien," ujar netter. "Dimasa pandemi ekonomi surut butuh pemasukan, dan tidak semua musisi di strata ekonomi yg cukup... dilema," sahut lainnya.

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts