Kasus COVID-19 Melonjak Lagi, WHO Peringatkan Eropa Kembali Mengkhawatirkan
Getty Images/Miguel Medina
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sementara itu, kasus COVID-19 global telah menembus angka 30 juta. Lebih dari 942.000 orang telah meninggal sejak virus corona muncul di Tiongkok akhir tahun lalu.

WowKeren - Eropa kembali mencatat peningkatan kasus positif COVID-19 di beberapa wilayah. Direktur Regional Organisasi Kesehatan Dunia Hans Kluge menegaskan jika lebih dari setengah negara-negara di Eropa melaporkan lonjakan kasus selama dua minggu terakhir.

Hal ini harus menjadi alarm bagi semuanya. "Kami menghadapi situasi yang sangat serius yang terjadi di hadapan kami," kata Kluge seperti dilansir BBC, Jumat (18/9).

Sementara itu, kasus COVID-19 global telah menembus angka 30 juta. Lebih dari 942.000 orang telah meninggal sejak virus corona muncul di Tiongkok akhir tahun lalu. Kluge melanjutkan, selama sepekan terakhir saja, Eropa telah mencatat 300.000 kasus infeksi baru. Yang mana, kasus mingguan ini lebih tinggi jumlahnya dibanding ketika virus corona mulai menyebar Maret lalu.

"Meskipun angka-angka ini mencerminkan pengujian yang lebih komprehensif," lanjut Kluge. "Itu juga menunjukkan tingkat penularan yang mengkhawatirkan di seluruh wilayah."


Oleh sebab itu, ia mewanti-wanti agar kejadian ini bisa menjadi peringatan bagi semuanya. Dua negara yang kembali mencatat peningkatan kasus COVID-19 adalah Spanyol dan Prancis.

Lebih jauh, Kluge memperingatkan jika Eropa harus bersiap menghadapi lonjakan kasus kematian akibat COVID-19 pada Oktober hingga November mendatang. "Ini akan semakin sulit," sebutnya.

Sementara itu di Inggris, jumlah kasus harian baru telah mencapai level tertinggi sejak pertengahan Mei. Otoritas setempat pun telah memberlakukan aturan baru untuk membatasi pertemuan sosial dan pembatasan lokal lebih lanjut untuk bagian timur laut Inggris.

Lalu untuk Prancis, negara ini telah mencatat 10.595 kasus pada Kamis yang mana jumlah ini adalah rekor tertinggi sejak pandemi dimulai. Sementara Spanyol pada Rabu mencatat 239 kematian virus korona baru, jumlah tertinggi sejak Juni.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts