Peneliti India Ungkap Pasien COVID-19 Tak Bisa Identifikasi 2 Jenis Bau Ini
Unsplash/Matthew Henry
Health

Studi penciuman pasien COVID-19 ini dilakukan oleh para peneliti National Agri-Food Biotechnology Institute Mohali serta Institut Pascasarjana Pendidikan dan Penelitian Kedokteran Chandigarh.

WowKeren - Salah satu gejala yang kerap dikeluhkan oleh pasien virus corona (COVID-19) adalah kehilangan indra penciuman. Studi di India lantas mengungkapkan jenis bau atau wewangian yang tak bisa tercium oleh pasien COVID-19.

Studi ini dilakukan oleh para peneliti National Agri-Food Biotechnology Institute Mohali serta Institut Pascasarjana Pendidikan dan Penelitian Kedokteran Chandigarh. Para peneliti melakukan penelitian terhadap hilangnya indra penciuman pasien COVID-19 pada lima jenis aroma.

Adapun lima jenis aroma tersebut adalah bahan-bahan yang biasanya berada di rumah. Lima wewangian ini dipilih berdasarkan survei online kepada 100 orang.

Dalam survei tersebut, para responden diminta untuk memilih aroma mana yang paling mudah diidentifikasi dari 30 daftar aroma yang diberikan. Akhirnya terpilih aroma bawang putih, peppermint, kapulaga, minyak kelapa dan adas.


"Untuk melakukan penelitian, aromanya dimasukkan ke dalam tabung dan dikemas dalam tas dan relawan penelitian diberi lembar tanggapan untuk diisi apakah mereka dapat mencium dan mengidentifikasi bau yang ada di dalam tas," tulis penelitian tersebut, dilansir Detik Health. "Untuk melakukan penelitian, 49 pasien virus corona tanpa gejala dan 35 orang yang tidak memiliki COVID-19 diminta untuk mengikuti tes bau."

Menurut para peneliti, meski pasien COVID-19 kehilangan penciuman, mereka mungkin tidak kehilangan indra tersebut sepenuhnya. Berdasarkan penelitian, hanya 4,1 persen dari peserta yang tidak bisa mengidentifikasi salah satu dari lima aroma yang ada dalam tes penciuman tersebut.

Kemudian 38,8 persen pasien COVID-19 tidak dapat mengidentifikasi setidaknya satu dari aroma, dan 16 persen lainnya tidak dapat mengidentifikasi bau apapun. Sementara itu, semua peserta yang tidak terjangkit COVID-19 mampu mencium aroma yang digunakan dalam tes tersebut. Meskipun 14 persen dari sukarelawan yang sehat tidak bisa mengidentifikasi dengan benar setidaknya satu dari baunya.

Para peneliti akhirnya menemukan ada dua aroma yang tidak bisa diidentifikasi oleh pasien COVID-19, yaitu minyak kelapa dan peppermint. Tim peneliti menilai tes penciuman ini bisa membantu mengidentifikasi pasien COVID-19 tanpa gejala.

Para peneliti juga yakin bahwa metode ini bisa dilakukan di rumah. Namun, penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk mengacak kit pengujian ini dan membuat hasil akhir.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait