Usai Gedung Putih, Kini Muncul Klaster Pentagon di AS
Dunia

Virus corona telah menyebar di Gedung Putih, Amerika Serikat, hingga Presiden AS Donald Trump dinyatakan positif COVID-19. Tak berhenti sampai di situ, kini muncul klaster Pentagon.

WowKeren - Pandemi COVID-19 di Amerika Serikat (AS) kian mengkhawatirkan. Usai munculnya klaster Gedung Putih dimana Presiden AS Donald Trump dinyatakan positif terinfeksi virus corona, kini muncul klaster Pentagon.

Dikutip AFP, seorang panglima di Kementerian Pertahanan dikabarkan terinfeksi COVID-19 sehingga membuat sejumlah petinggi militer diisolasi. Ini bermula saat Wakil Komandan Pasukan Penjaga Pantai, Laksamana Charles Ray, dites positif corona.

Padahal sebelumnya ia menghadiri pertemuan dengan petinggi Kementerian Pertahanan. Akibatnya petinggi Pentagon yang sebelumnya mengadakan pertemuan yang dihadiri Ray terpaksa mengisolasi diri.

Isolasi diri dilakukan oleh enam jenderal yakni Wakil Ketua Gabungan Jenderal John Hyten, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal James McConville, Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal Charles Brown, Kepala Garda Nasional Jenderal Daniel Hokanson, Kepala Angkatan Luar Angkasa Jenderal John Raymond dan Direktur Badan Keamanan Nasional dan kepala Komando Siber AS Jenderal Paul Nakasone.

Meski begitu, seorang sumber menyebut mereka telah diuji corona. "Tidak ada hasil positif yang dilaporkan dan tidak ada gejala yang ditunjukkan," ujar sumber itu, dikutip Rabu (7/10).

Sementara itu, Juru Bicara Pentagon Jonathan Hoffman mengatakan karantina mandiri akan dilakukan para jenderal dengan hati-hati. Ia pun menegaskan contact tracing tambahan tengah dilakukan untuk melindungi pasukan dan misi. "Para pemimpin militer senior dapat tetap mampu menjalankan misi sepenuhnya dan menjalankan tugas mereka dari lokasi kerja alternatif," katanya.


Wakil Komandan Pasukan Penjaga Pantai, Laksamana Charles Ray dinyatakan positif sejak Senin (5/10) lalu. Ia mengalami gejala ringan dan dikarantina di rumah.

Beruntung, Menteri Pertahanan AS Mark Esper tidak hadir saat itu karena melakukan perjalanan dinas ke luar negeri saat pertemuan terjadi. Kabar ini datang sepekan setelah Trump dinyatakan positif COVID-19.

Usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Militer Nasional Walter Reed selama 3 hari, akhirnya Trump telah dipulangkan ke Gedung Putih. Namun, belum ada konfirmasi bahwa Trump sudah negatif corona.

Sementara mantan pejabat AS meminta pemerintah waspada terkait ini. Ia menuturkan bisa saja musuh global AS memanfaatkan situasi.

"Kita harus melihat apakah ada musuh global kami yang ingin mengambil keuntungan dari gangguan yang terjadi sekarang," kata John Brennan, yang menjabat sebagai direktur CIA di bawah Presiden Barack Obama, di radio NPR.

"Negara seperti Tiongkok mungkin mencoba melakukan sesuatu di Hong Kong sekarang, atau di Laut China Selatan, sementara Trump fokus pada kesehatannya," lanjutnya. "(Atau Rusia) mungkin memutuskan untuk melakukan sesuatu di Belarus atau di negara lain, mengambil keuntungan dari apa yang mereka lihat sebagai peluang yang mungkin."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait