Penampilan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un saat berpidato dalam perayaan Ulang Tahun Partai Buruh Korut ke-75, Sabtu (10/10), membuat publik geger. Pasalnya, Kim tampak menangis dalam kesempatan itu.
- Nidya Putri
- Senin, 12 Oktober 2020 - 10:16 WIB
WowKeren - Penampilan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un di depan publik membuat geger publik. Pasalnya, sosok yang biasa menunjukkan citra gagah, tegas dan kejam itu tampak berbeda dalam pidato perayaan Ulang Tahun Partai Buruh Korut ke-75, Sabtu (10/10).
Dikutip dari The Korea Times, dalam pidato tersebut Kim nampak emosional hingga menitihkan air mata. Sepertiga dari total pidatonya mengungkapkan rasa penyesalan karena tidak bisa meningkatkan kehidupan warga negeri Petapa itu.
"Orang-orang kita telah menaruh kepercayaan, setinggi langit dan sedalam laut, kepada saya, tetapi saya telah gagal untuk selalu menjalaninya dengan memuaskan," ujar Kim dilansir The Korea Times, Senin (12/10). "Saya sangat menyesal untuk itu."
"Meskipun saya dipercayakan dengan tanggung jawab penting untuk memimpin negara ini, menjunjung tinggi perjuangan Kawan Agung Kim Il-sung dan Kim Jong-il, berkat kepercayaan semua orang, upaya dan ketulusan saya belum cukup untuk membersihkan kita. Orang-orang dari kesulitan dalam hidup mereka," sambungnya.
Dalam rekaman video sejumlah media, Kim bahkan terlihat melepas kaca mata dan menyeka air mata yang menetes di tengah pidato. Ia bahkan menggunakan istilah seperti 'tantangan berat', cobaan tak 'terhitung' dan 'bencana yang belum pernah terjadi dalam sejarah'.
Analis mengatakan ini jarang terjadi di depan umum dan menyebutnya tengah menghadapi tekanan. Kekhawatiran akan rakyat yang marah mungkin menjadi sebab, apalagi dengan sejumlah kesulitan di negara itu.
"Penting untuk melihat mengapa dia sampai menitikkan air mata pada kesempatan seperti itu," kata Direktur Divisi Korut di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional, Hong Min. "Di bawah pesannya, orang dapat merasakan bahwa Kim merasakan banyak tekanan pada kepemimpinannya."
Perlu diketahui, ekonomi Korut tak tumbuh pada tahun 2017 hingga 2018. Ekonomi berkontraksi alias -3,5% dan -4,1%. Namun di 2019, Korut mencatat pertumbuhan 0,4% sebagaimana dikutip dari Trading Economics.
Sebelumnya, Korea Utara telah menggelar parade senjata besar-besaran di tengah lockdown pada Sabtu (10/10) lalu. Perayaan tersebut memperingati ulang tahun ke-75 Partai Buruh yang berkuasa.
(wk/nidy)