Hindari Razia Tim Swab Hunter Surabaya, Warga Ngumpet di Makam
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Kali ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismahirini ikut turun ke lapangan. Uniknya, razia kali ini rupanya dilakukan secara mendadak alias tidak direncanakan sebelumnya

WowKeren - Pemerintah Kota Surabaya secara rutin menggelar razia protokol kesehatan COVID-19 setiap akhir pekan. Pada Sabtu (17/10) malam, Tim Swab Hunter kembali melakukan razia di Taman Bungkul.

Kali ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismahirini ikut turun ke lapangan. Uniknya, razia kali ini rupanya dilakukan secara mendadak alias tidak direncanakan sebelumnya.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara. "Kebetulan semalam setelah Bu Wali satu panggung dengan Kartolo mengecek kondisi kota, putar-putar ke daerah Bambu Runcing lalu mampir ke Bungkul," kata dia dilansir Detik, Senin (19/10).

Saat area sudah diblokade petugas maka warga yang hadir di situ tidak akan bisa melarikan diri dari razia. Kendati demikian, masih ada warga yang takut hingga nekat bersembunyi di area makam.

"Ada yang sembunyi juga di makam, di area Taman Bungkul situ," terangnya. Febri pun mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut jika ada razia dan mengikuti proses yang berlaku.


Dengan razia tes ini, warga jadi bisa mengetahui kondisi kesehatannya. Ia mengatakan warga tak perlu cemas jika hasilnya positif sebab hal ini tak selamanya buruk.

Jika hasilnya positif COVID-19, yang bersangkutan bisa segera melakukan isolasi agar tidak menularkan ke orang lain. Khususnya pemilik komorbid.

"Kan biar tahu posisi kita saat itu, kalau negatif Alhamdulillah. Positif juga bukan berarti buruk, karena kita tahu harus seperti apa ke depannya," tutur Febri. "Kita tidak minta warga positif, tapi agar waspada, tidak menularkan ke orang-orang terdekat."

Pembentukan tim swab hunter merupakan salah satu upaya Pemkot untuk menekan penyebaran virus corona. Operasi digelar oleh Pemkot Surabaya guna membantu memutus mata rantai penyebaran virus.

Upaya ini pun membuahkan hasil. Keberadaan Tim Swab Hunter yang bergerilya ini rupanya membuat tingkat kerumunan masyarakat Surabaya berkurang. Hal ini terlihat dari penurunan tingkat arek-arek alias pemuda-pemudi yang nongkrong.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts