Jokowi Puji Lulusan Fakultas Tempatnya Menimba Ilmu: Iso Lan Gelem Kerjo
Instagram/kemensetneg.ri
Nasional

Presiden Joko Widodo baru saja mengenang dan memberikan sambutan di fakultas tempatnya menimba ilmu, puji lulusan fakultasnya sebagai orang yang bisa bekerja.

WowKeren - Presiden Joko Widodo baru saja memberikan sambutannya dan mengucapkan terima kasih kepada fakultas tempat ia berkuliah dahulu. Jokowi diketahui merupakan lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memuji para alumni Fakultas Kehutanan UGM yang dinilai selalu memiliki semangat tinggi dan bisa bekerja. Hal ini diungkapkannya saat memberikan sambutan dalam Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM pada Jumat (23/10).

”Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada Fakultas Kehutanan (UGM) yang menghasilkan alumni yang iso lan gelem kerjo (mampu dan mau kerja),” ungkap Jokowi secara daring seperti dilansir dari Kumparan, Jumat (23/10). “Serta mengabdi pada masyarakat, bangsa, dan negara.”

Sebaga informasi, Jokowi menimba ilmu di Fakultas Kehutanan UGM dan masuk dalam angkatan 1980. Ia kemudian lulus pada tahun 1985 melalui skripsinya yang berjudul “Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta”.


Setelah lulus dari UGM, Jokowi sama sekali tidak dekat dalam dunia politik. Ia justru bekerja di sektor industri berbahan baku kayu. Hal tersebut membawanya sebagai pengusaha sukses setealah dirinya menjadi pengusaha mebel di Solo.

Jokowi dalam pidatonya ini mengungkapkan mengenai kehebatan dari ilmu kehutanan. Menurutnya, ilmu kehutanan selalu menempati posisi sentral dalam mengelola hubungan masyarakat dan alam.

Tak sampai disitu, Mantan Wali Kota Solo ini juga mengingatkan pentingnya mengaplikasikan ilmu yang didapat saat kuliah dengan teknologi digital. Ia berharap para alumni Fakultas Kehutanan UGM dapat terus menggabungkan hutan dan konsep agraris serta industri melalui teknologi digital. Menurutnya, teknologi digital dapat membantu mengembangkan konsep agraris tanpa mengobarkan industri.

”Dalam kaitan ini saya mengharapkan Fakultas Kehutanan UGM untuk mencarikan titik temu, mencarikan jembatan,” harap Jokowi. “Saya yakin Fakultas Kehutanan UGM mampu untuk mengembangkan inovasi inovasi di era disrupsi sekarang ini dan membaca disrupsi untuk lompatan kemajuan kehutanan Indonesia.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts