Atta Halilintar Terindikasi Positif COVID-19 Gara-gara Hasil Tes Samar, Alami Gejala Ini
Instagram/attahalilintar
Selebriti
Seleb vs Corona

Atta Halilintar syok tahu bahwa dirinya sempat terindikasi positif COVID-19. Atta juga mengaku sempat merasakan gejala-gejala aneh ini sampai terpaksa isolasi mandiri selama 2 bulan.

WowKeren - YouTuber Atta Halilintar mengungkapkan kabar mengejutkan terkait kondisi kesehatannya. Calon suami Aurel Hermansyah ini dikabarkan sempat terindikasi positif COVID-19 karena hasil tesnya yang samar-samar. Momen ini terekam dalam video di kanal YouTube Atta, Minggu (25/10).

Dalam video tersebut, Atta tampak melakukan tes swab di rumah. "Jadi dihasil (tes rapid) saya tuh ada rabun ya. Tapi samarnya samar banget ya, bukan ada merahnya," kata Atta dalam video tersebut.

Mendengar pernyataan Atta, sang dokter yang memeriksa Atta pun membeberkan hal mengejutkan. "Nah kalau misalkan samar begitu bang, hitungannya adalah ada indikasi abang kemungkinan terinfeksi (COVID-19)," kata dokter yang memeriksa Atta.

Meski begitu, dokter tersebut tidak langsung memberikan tindakan kepada Atta. Ia menjelaskan jika sulung Gen Halilintar itu harus melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk tes yang lebih pasti.

"Saya juga pernah kaya gini. Pas di rapid, ada tuh rabun. Rapid antibodi, yang ditusuk. Pernah rabun, saya juga khawatir. Wih, rabun nih. Tapi rabunnya, rabun banget. Kalau lihat sekilas nggak apa-apa, normal kaya yang lain. Tapi kalau diterawang, kena lampu, sedikit tipis (samar)," lanjut Atta Halilintar.


Lebih lanjut, dokter yang memeriksa Atta pun menjelaskan alasan rapid tes bisa muncul garis samar. Menurutnya, pasien bisa jadi sudah pernah terjangkit COVID-19 tetapi sudah sembuh hingga masih meninggalkan infeksi yang masih aktif.

"Berarti bisa jadi saya sudah pernah kena COVID-19 ya?" tanya pria kelahiran 20 November 1994 ini.

"Mungkin. Mungkin, ada kemungkinan. Tergantung tadi reaktif yang bagian mana bang," sahut sang dokter.

Sementara itu, Atta sendiri mengaku sempat merasakan gejala-gejala COVID-19 seperti sesak napas hingga penciuman berkurang. Karenanya, ia melakukan isolasi mandiri di rumah hingga dua bulan. Namun, kini Atta bisa bernapas lega.

"Nah cuman saya tuh di PCR lab nggak pernah, Allhamdulillahnya belum positif. Siapa tahu pas saya PCR, sudah sembuh. Soalnya saya sudah pernah ngerasain sesak napas, jantungnya deg-degan, sudah pernah," tutup Atta. "Saya itu udah tiga kali rapid, semua IgG (Immunoglobulin) nya rabun. Semuanya ada, tapi pas saya PCR semuanya negatif. Berarti sudah pernah saya (COVID-19), sudah sembuh tapi."

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts