Joe Biden Tak Mau Klaim Menang Pilpres AS 2020 Meski Terus Unggul di Perolehan Sementara
Dunia

Kemenangan Biden di negara bagian Great Lakes membuatnya mendapat 264 suara elektoral yang artinya, dia hanya butuh kemenangan dari satu negara bagian untuk menjadi presiden.

WowKeren - Calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, menyatakan bahwa ia tak mau mengklaim kemenangan sebelum seluruh penghitungan suara selesai dilakukan. Sebagaimana diketahui, hingga kini Biden terus mengungguli rivalnya dari Partai Republik, Donald Trump, di perolehan suara sementara.

"Setelah penghitungan malam yang panjang, jelas bahwa kami memenangkan cukup banyak negara bagian untuk mencapai 270 suara elektoral memenangkan kursi kepresidenan," kata Biden.

Dalam perhitungan selama hari pemilihan, belum ada kandidat capres yang meraih 270 suara elektoral untuk masuk Gedung Putih. Akan tetapi, kemenangan Biden di negara bagian Great Lakes membuatnya mendapat 264 suara elektoral yang artinya, dia hanya butuh kemenangan dari satu negara bagian apapun untuk menjadi presiden terpilih.

Namun, meski yakin suaranya cukup untuk mengantarkan ke posisi kepala pemerintahan AS, dia tidak ingin mengklaim menang. Biden tetap akan menunggu penghitungan suara selesai dilakukan.


"Saya di sini bukan untuk menyatakan bahwa kami menang, tetapi saya di sini untuk melaporkan bahwa ketika penghitungan selesai, kami yakin kami akan menjadi pemenang," ujar Biden.

Di sisi lain, sejauh ini hasil pemungutan suara sudah diumumkan di sejumlah negara bagian. Suara elektoral Biden masih lebih tinggi dibandingkan Trump. Joe Biden meraup 264 suara elektoral, sementara Trump mengantongi 213 suara elektoral.

Berdasarkan hasil sementara, Trump menang di Texas, Florida, Iowa, Montana, Ohio, Utah, dan Idaho. Sementara Biden unggul di Arizona, California, Hawaii, dan Minnesota. Negara bagian tersebut rata-rata telah melakukan 96 persen penghitungan suara. Sementara suara masuk baru 60 persen ada di negara bagian Pennsylvania dan Georgia.

Pemenang pemilu ditentukan melalui sistem yang disebut electoral college. Masing-masing dari 50 negara bagian, ditambah Washington DC, diberi jumlah suara elektoral dengan total 538 suara. Negara bagian yang lebih padat mendapatkan lebih banyak suara dari perguruan tinggi elektoral daripada yang lebih kecil.

Seorang kandidat harus memenangkan 270 suara elektoral (50 persen plus satu) untuk memenangkan pemilihan. Di setiap negara bagian kecuali dua, Maine dan Nebraska, kandidat yang mendapatkan suara terbanyak memenangkan semua suara dari electoral college pemilihan negara bagian.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait