Netizen Tiongkok Ikuti Pilpres AS Dengan Geli, Olok-Olok Dan Doakan Trump Menang
Getty Images
Dunia

Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat terus mendapat sorotan dunia. Tiongkok salah satunya, ikut menyimak Pemilu AS dengan geli hingga mendoakan kemenangan Donald Trump. Kenapa?

WowKeren - Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) masih terus menyita perhatian dan perbincangan dunia. Hingga saat ini, proses perhitungan suara Pilpres AS antara Presiden Donald Trump dan capres dari Partai Demokrat, Joe Biden masih berlangsung.

Tiongkok menjadi salah satu negara yang cukup ramai membahas pertarungan Trump dan Biden dalam memperebutkan Gedung Putih dan memimpin negara adikuasa. Namun, banyak netizen Tiongkok mengikuti proses Pemilu AS dengan geli dan mengejek.

Adapun Trump yang menjadi sasaran olok-olok netizen Tiongkok. Mereka mengejek Trump saat yang bersangkutan mengeluhkan kecurigaan adanya penipuan pada proses perhitungan suara, dan menggambarkan situasi tersebut sebagai "penipuan besar pada negara".

Sontak, pernyataan Trump yang terkesan tidak terima dengan hasil pilpres di sejumlah negara bagian AS mendapat hujatan warga Tiongkok. Mereka menilai jika Trump hanya memiliki tujuan untuk menghancurkan demokrasi di Amerika Serikat.


"Apakah dia menang atau kalah," tulis seorang netizen di platform Weibo pada Rabu (4/11) seperti yang dilansir dari Huffpost, Jumat (6/11). "Misi terakhirnya adalah menghancurkan penampilan demokrasi Amerika."

Sementara netizen lainnya mengolok-olok aksi Trump yang telah mendeklarasikan kemenangan di Pilpres AS di tengah proses perhitungan suara yang belum selesai. Mereka mendoakan agar Trump memenangi Pemilu dan membawa AS jatuh terpuruk. "Biarkan Trump terpilih kembali dan membawa AS jatuh," komentar netizen lainnya.

Ejekan sejumlah warga Tiongkok kepada Trump sendiri dipengaruhi oleh hubungan kedua negara tersebut. Seperti yang diketahui, hubungan Tiongkok dan AS semakin memburuk dalam beberapa dekade terakhir karena terlibat sejumlah perselisihan. Diantaranya adalah masalah teknologi, perdagangan, Hong Kong hingga pandemi virus corona. Selain itu, hubungan keduanya semakin buruk pemerintahan Trump yang kerap mengeluarkan rentetan sanksi terhadap Beijing.

Sejumlah pihak menilai kemenangan Trump akan membuat AS semakin kacau, dimana hal ini akan menguntungkan Tiongkok untuk menguasai dunia. Namun, pemerintah Tiongkok sendiri masih belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait Pemilu AS yang masih berjalan ini. "Pemilu AS adalah urusan domestik. Tiongkok tidak memiliki posisi di atasnya," tegas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin, Rabu (4/11).

Berdasarkan data dari The Associated Press, Joe Biden mendapatkan 264 suara elektoral, sedangkan Trump baru mendapatkan 214 suara elektoral. Seperti yang diketahui, setiap capres harus mengantongi 270 suara elektoral demi memperebutkan Gedung Putih dan menjadi Presiden AS.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait