Hasil perolehan suara capres dari partai Demokrat, Joe Biden semakin mendekati angka keramat yang ditargetkan. Hal ini membuat penasihat Trump mencoba 'memanggil roh' demi bisa menang Pilpres AS.
- Ruth Meliana
- Sabtu, 07 November 2020 - 08:29 WIB
WowKeren - Capres dari Partai Demokrat, Joe Biden dinilai tinggal selangkah lagi memenangi Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) setelah unggul di sejumlah negara bagian AS. Keunggulan Biden membuat penasihat spiritual Presiden Donald Trump, Paula White-Cain "memanggil roh" agar Trump dapat meraih kemenangan dalam Pilpres AS.
Berdasarkan data dari The Associated Press hingga Sabtu (7/11) pukul 08.00 WIB, Biden masih mencatatkan keunggulan dari Trump. Biden mendapatkan 264 suara elektoral, sedangkan Trump sebesar 214 suara elektoral. Seperti yang diketahui, salah satu capres harus mendapatkan angka kramat untuk memenangkan Pilpres AS, yakni sebesar 270 suara elektoral.
White lantas memimpin kebaktian agar mendatangkan kemenangan bagi Trump. Kebaktian ini disiarkan melalui Facebook. Saat mendoakan Trump, White meminta "bantuan malaikat" dari benua Afrika dan Amerika Selatan. Bahkan, ia juga terdengar berbicara dengan menggunakan bahasa roh saat mendoakan kemenangan Trump.
"Saya mendengar suara kemenangan, Tuhan berkata itu sudah selesai," ucap White saat memimpin doa, seperti dilansir dari USA Today, Sabtu (7/11). "Sebab sekarang malaikat sedang dikirim dari Afrika, dalam nama Yesus dari Amerika Selatan, mereka datang ke sini."
Tak sampai disitu, White bahkan menyebut ada "konfederasi setan" yang berusaha mencuri hasil pemilu dari Trump. "Konfederasi setan... berusaha mencuri (hasil) pemilu dari Trump," kata White, merujuk pada hasil penghitungan sementara suara Pilpres AS.
Video khotbah yang disampaikan White ini langsung viral di media sosial. Sejumlah masyarakat Amerika bahkan mengungkapkan kemarahan mereka setelah melihat aksi White dalam mendoakan Trump karena dinilai salah kaprah.
"Tuhan mengirim malaikat dari tempat yang disebut Trump (sumpah serapah) untuk membantunya terpilih kembali?," cuit seorang pendeta, aktivis, dan Ketua Chapter NAACP, Uskup Talbert Swan di Twitter. "'Aku mendengar suara kemenangan...' (menirukan White). Pertimbangkan alat bantu dengar."
"Dia akan beruntung jika Stephen Miller (penasihat senior kebijakan Trump) tidak mengirim malaikat-malaikat itu ke Pusat Penahanan ICE (Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai)," imbuh Ana Navarro-Cardenas, ahli strategi politik dan komentator untuk media CNN, Telemundo, dan The View."
Sebagai informasi, White memang memiliki hubungan dekat dengan Trump dan keluarganya. Ia telah ditunjuk sebagai "Faith and Opportunity Initiative Gedung Putih" di Office of Public Liaison pada akhir 2019 lalu. Sosok White juga dipandang sebagai tokoh kontroversial di kalangan Kristen.
(wk/lian)