Sebelum berbelanja tas kulit, ada baiknya kalian mengerti bagaimana cara merawatnya. Pasalnya tas kulit memiliki cara penyimpanan dan perawatan yang cukup rumit.
- Putri Stevania
- Jumat, 11 Desember 2020 - 15:34 WIB
WowKeren - Tas berbahan kulit diketahui sering dibanderol dengan harga mahal. Bukan tanpa alasan, hal ini karena tas berbahan kulit apalagi handmade merupakan jenis tas yang banyak disukai dan dijadikan koleksi. Selain fungsional, tas kulit adalah pelengkap penampilan yang classy, elegan, dan selalu pas menemani di segala situasi.
Saat ini sudah tak sulit lagi menemukan produk tas kulit di pasaran. Desain dan harganya pun sangat bervariasi tergantung ukuran, bentuk dan kualitas bahannya sendiri. Namun sebelum berbelanja tas kulit, ada baiknya kalian mengerti bagaimana cara merawatnya. Pasalnya tas kulit memiliki cara penyimpanan dan perawatan yang cukup rumit
Selama ini, banyak orang mengeluhkan tas kulit mereka rusak seperti terkena jamur, debu, hingga mengelupas. Agar terhindar dari kerusakan, coba perhatikan cara merawat tas kulit agar tidak jamuran. Hal yang harus diperhatikan adalah tempat penyimpanan, barang yang ada dalam tas, dan lain sebagainya. Untuk itu, berikut tim WowKeren rangkum 7 tips merawat tas kulit agar awet. Yuk disimak!
(wk/putr)1. Simpan Tas Dalam Dust Bag
Saat membeli tas baru, biasanya para pembeli akan mendapatkan tas pembungkus yang bisa kalian gunakan untuk menyimpan. Jangan buang tas itu ya. Tas pembungkus itu bernama dust bag dan berfungsi untuk melindungi tas dari debu dan kotoran lain saat disimpan.
Biasanya dust bag disertakan pada tas yang terbuat dari bahan kulit. Namun perlu diingat juga jangan terlalu lama menyimpan tas di dalam dust bag. Kalian juga tetap perlu mengeluarkan tas kamu untuk mendapatkan udara agar tidak terlalu lembap sehingga berjamur. Paling tidak dua minggu sekali kalian perlu mengeluarkan tas dari dust bag. Kalau tidak kualitas kulit akan menurun dan membuatnya rentan berjamur.
2. Jaga Tas Agar Tetap Kering
Hal yang paling penting diingat adalah tetap jaga tas kulit kalian tetap kering. Pasalnya bahan kulit dapat "menjebak" air ke dalam lapisannya. Jadi, usahakan agar tas kulit mewah kalian tidak terkena air hujan atau tempat basah. Kalau terlanjur, bersihkan dengan kain kering dengan cara menepuk-nepuk bagian yang basah, bukan dengan mengusap atau menggosok permukaan tas kulit.
Pastikan juga untuk mengosongka isi tas sebelum menyimpannya. Bersihkan bagian dalam tas dari kotoran dengan menggunakan lap kering. Hindari penggunaan cairan pembersih rumah tangga untuk membersihkan permukaan tas. Bila perlu, gunakan produk pembersih khusus untuk material kulit.
3. Hindari Menjemur Tas
Meski tak bersahabat dengan air, bukan berarti kalian bisa menjemurnya. Tas berbahan kulit tak bisa dijemur di bawah sinar matahari langsung. Jika ingin mengeringkannya, kalian cukup mendiamkannya di dalam ruangan yang sejuk dan tidak lembap lalu simpan di dalam kotak atau dust bag.
Kalian juga bisa tambahkan gel silika untuk mencegah timbulnya jamur. Karena jika terkena sinar matahari secara langsung akan membuat tas kulit kehilangan warna aslinya loh. Tak hanya itu, tekstur kulit juga akan menjadi kering, retak, hingga terkelupas permukaannya. Sayang sekali kan jika tas kulit kesayangan yang punya warna unik jika harus berubah warna.
4. Bersihkan Tas Dengan Kapas Atau Microfiber
Untuk mengelapnya kalian juga harus berhati-hati. Jangan sembarangan menggunakan bahan kain untuk membersihkan tas. Apalagi memakai tisu basah untuk menyeka debu pada tas kulit kamu. Pakailah kapas untuk menjaga agar tekstur permukaan kulit tidak rusak atau tergores.
Selain kapas, kalian juga bisa menggunakan micro fiber yang memiliki tekstur sangat lembut dan dapat menyerap kotoran dengan baik. Hindari pula membersihkan tas kulit kamu dengan menggunakan spons. Hal ini bisa merusak permukaan kulit sehingga lama kelaman kulit akan mengelupas.
5. Usahakan Tas Kulit Sering Dipakai
Karena bahan yang gampang rusak, banyak dari kalian hanya membuat tas kulit sebagai pajangan saja. Namun tak seperti tas dari bahan lainnya, tas kulit justru harus sering digunakan bila ingin tetap awet dan tak rusak. Semakin lama disimpan dan tak digunakan justru akan membahayakan tas kulitmu dan membuat catnya cepat mengelupas.
Jadi usahakan sering menggunakan tas kulit kalian. Coba deh gunakan tas dengan jeda tertentu dan gantian gunakan tas yang lain agar orang yang melihat tak akan bosan. Namun, bila ada tas kulit yang sudah cukup lama tak digunakan segeralah bersihkan dengan cairan khusus agar warnanya kembali normal.
6. Pertahankan Bentuk Tas Dengan Isi
Selain tak boleh disimpan terlalu lama, tas kulit juga tak boleh disimpan dengan cara ditumpuk. Alasannya, tas kulit yang disimpan dengan cara ditumpuk justru akan membuat tekstur dan bentuk tas kulit cepat rusak dan warnanya cepat pudar. Cara terbaik menyimpan tas kulit adalah dengan meletakkannya dalam posisi berdiri di dalam lemari khusus.
Kaliann juga wajib menjaga bentuk tas agar tak layu. Untuk mengakalinya, kalian bisa menyimpan tas setelah menyumpalnya dengan kain agar bentuknya tetap tegak. Selain dengan kain, kalian juga bisa mengisi ruang dalam tas dengan bekas bubble wrap atau kertas koran.
7. Siasati Aroma Tak Sedap Dengan Baking Soda
Tas kulit juga diketahui rentan berbau tidak sedap. Apalagi jika tas sudah terlalu lama disimpan dan tidak digunakan. Cara merawat agar tas kulit tidak jamuran harus diserati dengan perawatan agar tidak berbau. Namun jangan coba-coba menyempot tas dengan parfum atau bahkan mencucinya dengan pewangi ya.
Kalian bisa memanfaatkan baking powder untuk menghilangkan bau tak sedap dalam tas kulit. Letakkan satu mangkuk baking powder ke dalam tas kuit. Pastikan juga bahwa tas kulit sudah terlindungi dust bag atau sarung bantal. Lalu diamkan 24 jam dan bubuk pengembang tersebut akan menyerap bau tidak sedap.
Intip juga artikel ini untuk mengetahui fungsi lain dari baking soda yang bisa mempermudah pekerjaan rumah. Simak juga artikel ini untuk mengetahui life hack hand sanitizer selain untuk membersihkan tangan.