Memilih hadiah untuk anak memang gampang-gampang susah. Pasalnya bila hadiah tak sesuai keingannya, mereka akan ngambek hingga marah. Para orangtua tentunya akan kecewa jika hadiah pilihannya tidak disukai oleh sang buah hati.
- Putri Stevania
- Selasa, 22 Desember 2020 - 11:44 WIB
WowKeren - Hanya tinggal menunggu beberapa hari lagi menuju Perayaan Natal 2020. Momen membahagiakan ini tak luput dari beberapa kegiatan menarik seperti makan bersama keluarga, bermain permainan seru hingga aksi tukar kado. Jika berbicara soal kado, tentu saja anak-anak adalah yang paling antusias. Membuka hadiah memang menjadi kenangan sendiri bagi anak.
Memilih hadiah untuk anak memang gampang-gampang susah. Pasalnya anak gampang terpengaruh dan bila hadiah tak sesuai keingannya, mereka bisa jadi akan ngambek hingga marah. Para orangtua pun tentunya akan kecewa jika hadiah pilihannya tidak disukai oleh sang buah hati.
Perlu diingat bahwa apapun jenis kado natal yang ingin kalian beli untuk orang terkasih, tetap harus disesuaikan dengan anggaran yang ada. Berikut tim WowKeren rangkum 7 tips yang bisa kalia terap ketika hendak memilih kado natal untuk anak. Yuk disimak!
(wk/putr)1. Sesuaikan Dengan Jenis Kelamin Anak
Beda jenis kelamin, tentu berbeda pula kesukaan. Anak-anak perempuan mungkin lebih menyukai boneka, mainan kitchen set, atau mainan beauty set. Sementara itu, anak laki-laki mungkin menyukai mobil-mobilan, robot, atau mainan set perkakas. Selain itu, jenis kelamin juga bisa membantu kalian dalam memilih warna kesukaan anak-anak.
Anak perempuan biasanya lebih menyukai warna pink, sedangkan anak laki-laki lebih menyukai warna biru atau hijau. Meskipun hal itu bukan standar yang pasti, mengetahui jenis kelamin anak akan sedikit banyak membantu kalian untuk menentukan kado yang cocok bagi mereka.
2. Pastikan Sesuai Dengan Usia Anak
Umur anak juga menentukan hadiah apa yang akan kalian pilih nantinya. Tahap perkembangan anak membuat kesukaannya berbeda-beda pada setiap jenjang usia. Anak-anak usia balita biasanya masih dalam tahap eksplorasi. Jadi, memberinya kado puzzle, balok susun, play dough, figurine, dan mainan sejenis bisa mendukung tahap perkembangannya ini.
Sementara itu, anak usia 6 tahun ke atas biasanya sudah berani bertualang dan kreativitasnya meningkat. Anda bisa memberinya sepeda, tenda, LEGO, atau buku. Pilihlah kado yang sesuai dengan usia anak supaya anak menyukainya dan tentunya akan lebih bermanfaat.
3. Cocokkan Dengan Hobi Atau Minat Anak
Setiap anak pasti memiliki hobi dan minat terhadap sesuatu. Inilah kesempatan yang bisa para orang tua manfaatkan untuk memilih kado anak. Belilah kado yang berhubungan dengan hobi atau kesukaan anak. Mendukung hobi anak di hari Natal bisa dilakukan dengan memberikan kado berupa alat yang bisa ia gunakan untuk hobi atau kegemarannya.
Misal anak gemar bermain gitar, maka kalian bisa membelikannya gitar. Atau anak suka melukis, maka kalian bisa membelikannya alat lukis. Dengan ini, anak bukan saja akan senang karena mendapat kado, tetapi juga akan merasa didukung oleh keluarganya untuk melanjutkan hobi mereka.
4. Perhatikan Keamanan Hadiah Tersebut
Tips selanjutnya adalah memprioritaskan keamanan dan kenyamanan anak dalam memilih kado. Kado yang akan diberikan hendaknya diperiksa terlebih dahulu. Apakah akan aman dimainkan atau digunakan oleh anak-anak. Biasanya tiap mainan memiliki tanda usia minimal untuk anak yang boleh memainkannya.
Jika memberi kado makanan, jangan lupa memeriksa tanggal kadaluarsa yang tercantum pada makanan. Selain aman, kenyamanan juga harus diperhatikan. Jangan sampai orangtua memilih kado sesuai selera mereka, tetapi kado itu justru tak nyaman digunakan oleh anak. Jangan pilih kado yang bisa membahayakan mereka.
5. Usahakan Hadiah Berbeda Dari Tahun Sebelumnya
Momen natal tentu datang tiap tahun dan tentu saja tradisi tukar kado juga diadakan setiap tahunnya. Supaya koleksi kado Natal anak lebih beragam, hindari memberinya kado yang sama dengan Natal tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini bisa membuat anak bosan atau kado yang orangtua berikan akan berakhir sia-sia karena tidak digunakan. Jika diberikan kado yang berbeda, anak tentu akan lebih bahagia karena mendapatkan hadiah yang belum pernah didapatkan sebelumnya. Selain itu, mereka akan lebih semangat menantikan Natal.
6. Hindari Beli Kado Yang Membuatnya Kecanduan
Perhatikan juga tips memilih kado Natal untuk anak yang berikut ini, yaitu jangan beli kado yang membuat anak malas atau kecanduan. Kado Natal yang membuat anak malas biasanya berkaitan dengan mainan-mainan yang membuat kecanduan. Hal ini bisa disiasati dengan pemberian nasihat dan tata tertib.
Namun sebisa mungkin, perhatikanlah kado Natal yang kalian berikan pada anak. Sebaiknya kado Natal untuk anak jangan hanya bisa membahagiakannya, tetapi bisa juga mendidik dan mengembangkan bakatnya menjadi lebih baik dari tahun ke tahun.
7. Tanyakan Soal Keinginan Anak
Memberi hadiah tak melulu harus sembunyi-sembunyi dan kejutan. Kalian bisa menanyakan dulu pada anak, apakah mereka menginginkan atau membutuhkan sesuatu. Dengan begitu, hadiah yang kalian berikan nantinya akan bermanfaat bagi anak. Jika tetap ingin memberi kejutan pada anak, kalian bisa mencari tahunya secara diam-diam, waktu bertanya secara tidak langsung.
Biasanya, ketika memasuki bulan Desember anak-anak sudah tahu bahwa kado Natal akan segera datang. Mereka mungkin akan memberikan kode pada orangtua. Jadi kalian perlu lebih peka pada apa yang anak Anda katakan.
Intip juga artikel ini untuk mengetahui beberapa rekomendasi hadiah saat hari Ibu yang bisa kalian contek. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa tips menjaga kesehatan lansia di tengah pandemi.