7 Hal Yang Harus Diperhatikan Agar Aman Naik Motor Saat Hujan, Jangan Ngebut Dan Tetap Waspada!
Tekno

Berkendara saat hujan diketahui dapat membahayakan pengendaranya. Tak hanya karena kondisi jalan yang licin, hujan yang turun juga bisa membuat pandangan pengendara motor terbatas sehingga kesulitan melihat jalan.

WowKeren - Tahun baru 2021 dibuka dengan intensitas hujan yang tinggi di beberapa wilayah. Cuaca di Indonesia belakangan ini memang lebih sering hujan ketimbang cerah. Namun hal itu nyatanya tak membuat beberapa aktivitas di jalanan berkurang, bahkan bisa dibilang normal-normal saja.

Padahal kondisi jalan yang licin membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat berkendara. Terutama saat hujan baru saja turun. Pasalnya, banyak pengendara yang memacu motornya lebih cepat untuk mencari tempat berteduh atau agar tidak kebasahan.

Padahal berkendara saat hujan diketahui dapat membahayakan pengendaranya. Tak hanya karena kondisi jalan yang licin, hujan yang turun juga bisa membuat pandangan pengendara motor terbatas sehingga kesulitan melihat jalan. Untuk itu, berikut tim WowKeren rangkum 7 hal yang perlu kalian waspadai agar tetap aman berkendara saat hujan. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Gunakan Jas Hujan Model Single


Gunakan Jas Hujan Model Single

Hal pertama yang perlu dilakukan saat berkendara saat hujan adalah memakai jas hujan. Menggunakan jas hujan mode single dapat menjadi solusi dalam berkendara ketika saat hujan. Beberapa kasus kecelakaan terjadi karena penggunaan jas hujan tandem yang menyebabkan pengendara kesulitan mengendarai kendaraan sepeda motor.

Walaupun belum ada data statistik yang bisa membuktikanya penggunaan jas hujan single memang terbukti tidak mempengaruhi gaya kita dalam mengendarai sepeda motor. Dengan begitu kita tetap bisa membawa sepeda motor dengan nyaman seperti saat tidak terjadi hujan. Tidak ada salahnya jika kalian mulai merubah kabiasaan membawa jas hujan dobel daripada membawa jas hujan tandem yang mungkin juga tidak terlalu efektif untuk menangkal air hujan.

2. Perhatikan Tekanan Udara Ban


Perhatikan Tekanan Udara Ban

Pastikan juga semua komponen motor kalian dalam kondisi prima termasuk ban. Tekanan udara pada ban menjadi hal yang perlu diperhatikan pengendara sebelum berkendara di jalanan basah atau pun tergenang. Periksa dan disesuaikan tekanan ban motor kalian dengan rekomendasi oleh pabrikan. Dengan begitu maka ban bisa bekerja secara maksimal dan tidak kehilangan daya cengkeramnya ketika melibas jalanan basah.

Selain itu, jika kondisi ban terutama alurnya sudah aus sebaiknya segera ganti dengan yang baru. Hal ini karena, ban merupakan komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal dan berpengaruh pada kestabilan kendaraan. Maka dari itu, jika kondisi ban terutama alurnya sudah aus sebaiknya segera ganti dengan yang baru.

3. Tidak Perlu Ngebut Meski Hujan


Tidak Perlu Ngebut Meski Hujan

Biasanya pengendara sepeda motor yang meningkatkan kecepatan ketika awal hujan turun. Salah satu alasannya agar lebih cepat sampai di lokasi atau sekedar menghindari lokasi yang diguyur hujan. Padahal, perilaku tersebut cukup berbahaya dan tidak disarankan. Hal ini karena, saat awal hujan turun jalanan menjadi lebih licin. Sehingga, pengendara sepeda motor berpotensi mengalami kecelakaan atau tergelincir ketika memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, kondisi jalan ketika hujan tentunya akan lebih licin, dengan demikian teknik pengereman yang benar sangat dibutuhkan saat berkendara di tengah hujan. Hal yang harus kalian hindari saat hujan tiba berkaitan dengan teknik pengereman adalah jangan menekan rem secara mendadak karena akan menyebabkan selip pada ban karena kondisi jalan yang sangat licin.

4. Jaga Jarak Dengan Mobil


Jaga Jarak Dengan Mobil

Ketika naik sepeda motor dalam kondisi hujan perlu diperhatikan adalah kendaraan roda empat di sekitar. Perlu diperhatikan bahwa mobil bisa memiliki kecepatan lebih tinggi saat hujan karena tapak ban lebih lebar dan jumlah ban lebih banyak.

Sehingga untuk amannya, pengendara motor memiliki selisih kecepatan dengan sekitar kurang lebih 10 km/jam. Jika lebih dari itu, sangat dianjurkan untuk berhenti karena lebih aman. Selain itu, cipratan air yang terjadi akibat laju mobil juga bisa mengganggu pengendara motor. Jadi sebaiknya kalian jaga jarak dengan mobil di sekitar ya.

5. Hati-hati Dengan Genangan Air


Hati-hati Dengan Genangan Air

Ketika hujan turun ada kemungkinan bahwa jalan akan tergenang air di titik-titik tertentu, dimana kalian tidak bisa melihat kondisi jalan yang mungkin berlubang atau rusak. Dengan keadaan ini tentunya pengendara wajib meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara di waktu kondisi hujan. Dengan menjadi lebih waspada tentunya kalian meminimalisir risiko yang mungkin terjadi.

Selain itu, hati-hati juga pada saat sepeda motor dipaksakan untuk melibas genangan air. Pastikan genangan air yang dilewati tidak mencapai ketinggian lubang filter udara. Jika filter udara kemasukan air maka mesin akan mengalami fenomena water hammer dengan risiko diantaraya mogok, blok mesin retak, piston pecah, stang seher bengkok dan komponen utama mesin pun ikut rusak.

6. Bawa Sepatu Cadangan Dan Hindari Pakai Sandal


Bawa Sepatu Cadangan Dan Hindari Pakai Sandal

Biasanya saat hujan pengendara akan mengamankan sepatu mereka dan berganti sandal. Selain itu, jika menggunakan celana panjang, beberapa juga akan melipat celana ke atas agar tak basah. Namun hal ini perlu dihindari. Sebaiknya gunakan sepatu boots agar lebih aman karena kondisi jalan yang licin.

Jangan melipat celana panjang apabila kalian sedang memakainya karena mesin sepeda motor yang panas dapat melukai kaki. Berkendara tanpa alas kaki juga dapat mempengaruhi pengendalian terutama saat mengoperasikan tuas transmisi dan rem belakang. Jadi jangan biarkan kaki tidak terlindungi. Pengendara motor wajib mempersiapkan dan memperhatikan keselamatan dirinya juga orang lain saat berkendara di kondisi apapun.

7. Berteduh Bila Situasi Memburuk


Berteduh Bila Situasi Memburuk

Jika dirasa hujan terlalu lebat ada baiknya jika kalian berhenti di pinggir jalan untuk berteduh. Selain menjaga badan dalam keadaan hangat juga sambil mengistirahatkan badan, karena hujan yang turun terlalu lebat akan sangat berbahaya bagi kesehatan. Jarak pandang menjadi terbatas, sehingga membuat pengendara harus lebih berhati-hati.

Tunggu sampai hujan sedikit reda, baru kalian bisa lanjutkan perjalan. Namun perlu diingat juga untuk berteduh di tempat yang aman. Jangan pernah berteduh di bawah pohon karena berpotensi tersambar petir dan juga roboh. Selain itu, hindari berteduh di bahu jalan karena bisa membuat macet.

Intip juga artikel ini untuk mengetahui beberapa tips merawat jas hujan biar awet dan bebas bau apek. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui beberapa aplikasi yang sangat bermanfaat di musim hujan.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait