Pangeran William Disebut Tak Menyukai Meghan Markle Sejak Awal, Ini Sebabnya
Selebriti

Dalam buku yang ditulis oleh biografer Robert Lacey, terungkap kalau William memang tak menyetujui hubungan Harry dan Meghan sejak keduanya mulai berkencan.

WowKeren - Topik soal hubungan keluarga Kerajaan Inggris memang tampaknya tak akan habis untuk dibahas. Tak terkecuali soal hubungan antara kedua putra mendiang Putri Diana, yakni Pangeran William dan Pangeran Harry.

Seperti yang diketahui, belakangan ini hubungan antara kedua Pangeran kesayangan rakyat Inggris tersebut dikabarkan tengah merenggang. Bukan tanpa alasan, retaknya hubungan William dan Harry disebut-sebut bermula sejak Meghan Markle masuk dalam lingkungan Kerajaan.

Hal ini terungkap dalam buku "Battle of Brothers: The Inside Story of a Family in Tumult" yang ditulis oleh biografer dan pakar sejarah Kerajaan Inggris, Robert Lacey. Dilansir dari Marie Claire pada Senin (11/1), dalam buku tersebut terungkap kalau William memang tak menyetujui hubungan Harry dan Meghan sejak keduanya mulai berkencan. William bahkan merasa bahwa Meghan membawa pengaruh yang buruk pada monarki Inggris dan Keluarga Kerajaan.

"Konflik mendasar terjadi antara dua pria yang telah saling kenal sepanjang hidup mereka dan tidak pernah ragu untuk saling menceritakan apa yang mereka pikirkan dan rasakan," tulis Lacey dalam buku tersebut.

"William khawatir bahwa saudaranya bergerak terlalu cepat dalam masa pacarannya — dan dia tidak segan-segan mengatakannya ketika Harry mulai berbicara tentang menikah dengan Meghan segera," lanjut kutipan buku tersebut.

Menurut Lacey, seorang sumber yang dekat dengan William dan Harry mengatakan bahwa konfrontasi besar tentang Meghan terjadi sekitar akhir 2016 atau awal 2017. William memiliki pendekatan yang jauh berbeda terhadap pernikahannya sendiri, dan menunggu bertahun-tahun sebelum mengajak Kate Middleton menikah. Sehingga saat Harry tergesa ingin menikahi Meghan, William pun merasa sangat khawatir.


"William, tentu saja, butuh waktu lama untuk berkomitmen pada Kate demi monarki. Dia telah 'mengaudisi' Kate untuk suatu pekerjaan selama bertahun-tahun," imbuh Lacey di buku tersebut.

Lebih lanjut, Lacey mengatakan perseteruan itu disebabkan oleh perbedaan prioritas. Bagi William, yang paling penting adalah tentang masa depan monarki, sedangkan Harry hanya berfokus pada cinta.

"Di sini kita memiliki sepasang saudara yang sangat mencintai satu sama lain — yang paling dalam dan tulus, pada kenyataannya — tetapi siapa yang dapat memberi sebaik yang mereka dapat ketika harus berhadapan dengan sesuatu yang sangat penting bagi hidup mereka," tulis Lacey.

"Bagi William, keadaan monarkinya di masa depan lebih utama. Sedangkan bagi Harry, cinta dari wanita yang rumit dan menawan itulah yang akhirnya memahami hidupnya," paparnya.

Sementara itu, Pangeran Harry dan Meghan Markle telah resmi keluar dari keanggotaan Senior Royals sejak awal tahun 2020 lalu. Dengan demikian, keduanya diwajibkan untuk menanggung biaya hidup secara mandiri, dan tak lagi mendapatkan tunjangan dari pajak rakyat Inggris.

Keduanya kini diketahui telah pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat. Hal inilah yang disebut-sebut membuat William merasa semakin kesal pada Harry dan Meghan.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts