Sandiaga Uno Bela Jokowi Soal 'Benci Produk Luar Negeri': Ini Alarm Buat Kita
kemenparekraf.go.id
Nasional

Menparekraf Sandiaga Uno malah menyambut positif ajakan Jokowi agar membenci prdouk luar negeri. Berikut penjelasan Sandiaga yang menganggap ajakan itu bak alarm.

WowKeren - Beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo menggaungkan gagasan yang membuat geger banyak pihak. Sebab Jokowi mengajak masyarakat untuk membenci produk luar negeri yang malah belakangan menuai pro dan kontra tersendiri.

Kendati demikian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sendiri ternyata membela Jokowi atas pernyataan kontroversial tersebut. Menurutnya, pernyataan Jokowi itu sejalan dengan sejumlah program pemulihan ekonomi yang disampaikan pemerintah sejak lama, termasuk sektor parekraf lewat program Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia.

"Saya melihat dari sisi positifnya, pernyataan Pak Jokowi itu cukup tegas dengan narasi yang tegas juga, sekaligus strategis, provokatif, dan substantif," kata Sandiaga, Senin (8/3). "Saya melihat semangat ini adalah semangat yang dibangun oleh Taiwan, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok."

Sandiaga lantas mengenang masa kecilnya yang didominasi dengan produk-produk Eropa dan Amerika Serikat yang diklaim berkualitas unggulan. Anggapan ini berbanding terbalik dengan mainan yang diproduksi Taiwan misalnya, yang dianggap jiplakan hingga KW2 dari produk Eropa dan AS.


Namun kala itu Taiwan terus memacu kualitas produksinya hingga kini dipandang sebagai salah satu yang terbaik di dunia. "Merek-merek terkenal sekarang sudah merajai," ujar Sandiaga.

Revolusi Industri di Jepang ditambah serta semangat warga Korea Selatan dalam mencintai produk dalam negeri juga membuat negara-negara tersebut kini merajai pasar global. Kecintaan ini, tutur Sandiaga, perlahan berubah menjadi fanatisme positif yang bahkan sampai "memandang negatif" masyarakat yang tampak tak menggunakan produk dalam negeri.

"Sebegitu fanatisnya terhadap produk-produk Korea. Akhirnya sekarang, setelah itu Korea dikenal memiliki kendaraan-kendaraan yang tidak kalah dengan kendaraan Jepang. HP-HP yang sekarang justru mengungguli Jepang dan K-Pop yang bisa bersaing juga dengan produk-produk ekonomi kreatif dari Jepang," imbuh Sandiaga. "Tiongkok juga, malah dalam skala yang lebih lebih besar."

Karena itulah, bagi Sandiaga, ajakan Jokowi malah selayaknya alarm untuk masyarakat lebih fanatik mencintai produk dalam negeri, terutama sektor parekraf nasional. "Saya justru melihatnya positif, dan saya tidak perlu malu, kita tidak perlu saling bertentangan, kita tidak perlu saling akhirnya terpecah belah," papar Sandiaga.

"Pernyataan Presiden ini menurut saya is a wake up call, ini adalah alarm buat kita," tambahnya. "Saya sikapinya justru dengan positif karena kita ingin kembangkan produk-produk anak bangsa supaya kita bisa menjadi negara maju menuju Indonesia Emas di 2045."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts