Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperingatkan akan membalas Korea Utara apabila negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut terus meluncurkan rudal ke negaranya.
- Nidya Putri
- Jumat, 26 Maret 2021 - 14:48 WIB
WowKeren - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan akan membalas Korea Utara (Korut) dengan sejumlah respon apabila negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un itu tak berhenti melakukan uji coba rudal. Korut diketahui telah menembakkan rudal ke As dua kali dalam waktu kurang dari seminggu.
"Kami sedang berkonsultasi dengan sekutu dan rekan kami, dan akan ada respons-respons jika mereka memilih untuk meningkatkan ketegangan," ujar Biden dikutip dari CNN, Jumat (26/3). "Kami akan memberikan respons yang sesuai."
Seperti yang diketahui sebelumnya, Korea Utara meluncurkan dua rudal balistik pada hari Rabu lalu. Kepala staf gabungan Korea Selatan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dua rudal jarak pendek telah ditembakkan dari daerah Hamju di provinsi Hamgyong Selatan menuju laut, di lepas pantai timur Korea Utara, pada pukul 07.06 dan 07.25 Kamis waktu setempat. Jenis rudal yang diluncurkan pun masih belum terdeteksi.
Tak hanya itu, pada akhir pekan lalu Korut juga meluncurkan 2 rudal jarak pendek ke AS. Namun, saat itu pihak Washington masih memberikan tanggapan santai.
Seorang pejabat AS menuturkan bahwa uji coba rudal ini layaknya taktik lama Pyongyang untuk memprovokasi AS dan Korea Selatan. Washington hanya menegaskan bahwa pihaknya masih terbuka untuk berdialog dengan Korut.
Uji rudal ini dilakukan usai Korut berulang kali menolak upaya AS untuk berdialog sejak pertengahan Februari 2021 lalu. Presiden Biden sendiri telah dimintai tanggapan terkait uji rudal pertama Korut di masa kepemimpinannya.
"Kita telah mengetahui bahwa tidak banyak yang berubah," tutur Biden di Ohio, Selasa (23/3). "Menurut Departemen Pertahanan, ini urusan seperti biasa. Tidak ada ancaman baru dalam apa yang mereka lakukan."
(wk/nidy)