'Indonesia Say Sorry for Thailand' Trending Imbas Jempol Jahat Netter Komentari Pengantin LGBT
Pexels/Sharon McCutcheon
SerbaSerbi

Tagar itu menandakan permintaan maaf atas berbagai komentar buruk yang ditinggalkan warganet +62 di akun Facebook pasangan LGBT asal Thailand yang menikah beberapa waktu lalu.

WowKeren - Beberapa waktu lalu perangai warganet Indonesia sampai menjadi sorotan internasional karena dinobatkan sebagai yang paling tidak sopan se-Asia Tenggara. Dan peristiwa kali ini seolah kembali membuktikan bahwa sebagian warganet masih bersikap seperti itu.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu warganet Indonesia melemparkan komentar buruk bahkan sampai ancaman mati kepada pasangan sesama jenis asal Thailand yang melangsungkan pernikahan di negaranya tersebut. Melansir dari Coconut, salah satu mempelai pernikahan, Suriya Koedsang, sampai harus melaporkan komentar buruk yang diterimanya kepada Ronnarong Kaewpetch dari Network of Campaigning for Justice.

Memang sederet komentar buruk diterima dari warganet Indonesia yang menyambangi akun Facebook Suriya. Mayoritas warganet menyebut pernikahan mereka sebagai sesuatu yang dilarang Tuhan, penyebab dunia kiamat, sampai dikatai orang gila.

Kondisi pun memanas, apalagi karena sampai berujung ancaman hukum dari Thailand. Karena itulah, kini warganet pun berusaha untuk meminta maaf atas kontroversi yang terjadi hingga menyebabkan kata kunci "Indonesia say sorry for Thailand" memuncaki daftar trending topic pada Rabu (14/4) sore.

\'Indonesia Say Sorry for Thailand\' Trending Imbas Jempol Jahat Netter Komentari Pengantin LGBT

Twitter


Lewat tagar itu, warganet mengingatkan agar tidak ikut campur apalagi untuk urusan warga negara lain. "GA SUKA TINGGAL SKIP!! GAMPANG, GA RIBET IDUP LO klo lo megang prinsip itu, selgi ga nyenggol lu udh diem aj," tulis @aws*** mengingatkan.

"NO, jgn bersembunyi dibalik kata "mengingatkan" kalo lo pada ngingetinnya dgn cara memberikann "komentar buruk bahkan ancaman ngebunuh" c'mon dude, mereka cuma mau upload hari bahagianya disosmed, so? mereka ga ngerugiin lo ajg," sambung @te***99. "Gua straight, di agama gua juga diajarin kalo lgbt emang gak boleh, tapi gua dari kecil juga diajarin soal sopan santun dan menghargai.Anda manusia yang tidak hidup sendiri, lalu pantaskah menjatuhkan pihak yang tdk merugikan anda!? BERFIKIR," imbuh @ki***07.

Mungkin sekilas perkara meninggalkan komentar semacam ini adalah hal sepele. Namun kecaman yang balik dilontarkan Suriya dari Thailand nyatanya membuat situasi menjadi semakin panas.

Bahkan kantor Ronnarong Kaewpetch sampai menyarankan setiap orang Indonesia yang menuliskan komentar negatif itu untuk tidak ke Thailand. "Setiap saat kalian datang ke Thailand, kami sudah siap dengan polisi untuk menahan kalian," ancam Ronnarong Kaewpetch, dilansir pada Rabu (14/4).

Suriya sendiri mengaku heran mengapa warganet Indonesia sampai ikut mengomentari pernikahannya. Bahkan Suriya turut menyinggung pemahaman agama yang semestinya tidak menjadikan seseorang membenci orang lain hanya karena perbedaan.

"Kami menikah di rumah saya sendiri, di negara saya. Kenapa mereka (warganet Indonesia) mempersoalkannya?" tutur Suriya. "Agama tak pernah mengajarkan membenci orang lain, tapi menjadikan manusia yang baik."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts