Pfizer Peringatkan Adanya Vaksin Palsu Usai Beredar di Polandia dan Meksiko
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa ada produk kosmetik di dalam botol vaksin palsu di Polandia. Pfizer bekerja sama dengan otoritas lokal untuk menindaklanjutinya.

WowKeren - Vaksin telah menjadi kebutuhan yang wajib dipenuhi oleh negara-negara di dunia demi mengakhiri pandemi COVID-19 yang sampai sekarang masih menginfeksi. Meski sudah ada sejumlah vaksin yang bisa digunakan, ada satu hal lain yang perlu diwaspadai, yakni terkait adanya peredaran vaksin palsu.

Baru-baru ini vaksin COVID-19 palsu bermerek Pfizer telah diidentifikasi beredar di Meksiko dan Polandia. Hal ini telah dikonfirmasi oleh juru bicara Pfizer kepada ABC News.

Adanya penipuan semacam itu, disebut jubir tersebut tak lepas dari semakin mudahnya proses jual beli yang dilakukan melalui internet. Kondisi ini menyebabkan semakin meningkatnya kemungkinan adanya penipuan, pemalsuan, dan aktivitas ilegal lainnya.


"Kami menyadari bahwa dalam lingkungan seperti sekarang ini," ujarnya. "Di mana ada kemudahan dan kenyamanan e-commerce serta anonimitas yang diberikan oleh internet, maka akan mendorong adanya peningkatan prevalensi penipuan, pemalsuan, dan aktivitas ilegal lainnya yang berkaitan dengan vaksin dan perawatan untuk COVID-19."

"Pasien tidak boleh membeli vaksin secara online sebab tidak ada vaksin resmi yang dijual secara online," kata juru bicara Pfizer pada Rabu (21/4). "Dan hanya mendapatkan vaksinasi di pusat vaksinasi resmi atau oleh penyedia layanan kesehatan bersertifikat. Kami terus bekerja dengan pemerintah, penegak hukum, penyedia layanan kesehatan, dan lainnya untuk memerangi perdagangan ilegal ini."

Sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa ada produk kosmetik di dalam botol vaksin palsu di Polandia. Untuk itu saat ini Pfizer bekerja sama dengan otoritas lokal untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Pengacara Peretasan Komputer Internasional dan Kekayaan Intelektual Departemen Kehakiman di Amerika Latin dan Eropa Timur telah mengetahui adanya temuan ini yang diidentifikasi terjadi di Meksiko dan Polandia.

Adapun penipuan terbaru ini pertama kali dilaporkan olehThe Wall Street Journal, meskipun bukan pertama kalinya isu semacam ini diangkat ke panggung internasional. Bulan Maret lalu WHO bahkan sudah mengeluarkan peringatan untuk vaksin Pfizer palsu yang terdeteksi di Meksiko. Vaksin palsu ini diberikan kepada pasien di luar program resmi.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait