Pura-Pura Bunuh Diri Demi Konten TikTok, Remaja di Pakistan Malah Tewas
pixabay.com/antonbe
Dunia

Seorang remaja asal Pakistan, Hamidullah (19), tewas saat berpura-pura menembak dirinya sendiri ketika difilmkan oleh teman-temannya untuk konten video TikTok.

WowKeren - Media sosial kian digandrungi seiring dengan mudahnya akses internet dan banyaknya pengguna yang mendaftar. Tak jarang pula para pengguna di sana saling berlomba untuk menghasilkan konten menarik untuk bisa viral.

Namun sayangnya, tak semua konten yang dihasilkan untuk bisa jadi viral adalah konten positif. Tak jarang konten yang diunggah bahkan berbahaya. Seorang remaja asal Pakistan tewas saat berpura-pura menembak dirinya sendiri ketika difilmkan oleh teman-temannya untuk video TikTok.

Hamidullah, 19, yang menurut polisi terkenal secara lokal di media sosial, membawa pistol seorang teman ke pelipisnya dan menarik pelatuknya. Namun nahas ia tidak menyadari pistol yang ada di tangannya terisi peluru asli. "Pemuda itu tewas di tempat," kata Badshah Hazrat, seorang pejabat senior polisi di barat laut Lembah Swat berkata pada Kamis (20/5).


Klip insiden itu tidak diunggah ke TikTok. Polisi mengatakan jika teman-temannya menyebarkannya di antara mereka sendiri dan segera menyebar lebih luas. "Pemuda itu terkenal secara lokal dan aktif di TikTok," kata Hazrat kepada AFP.

Adapun insiden semacam ini bukan pertama kalinya terjadi di Pakistan. tahun lalu, seorang penjaga keamanan di Karachi tewas ketika bermain-main dengan senapannya saat dia merekam klip TikTok. Tak hanya itu, pada Januari seorang remaja lainnya meninggal setelah ditabrak kereta api saat merekam aplikasi di Rawalpindi.

Sementara itu pada 2020 lalu, seorang remaja berusia 15 tahun dari Oklahoma Amerika Serikat (AS) dilaporkan meninggal dunia setelah mengonsumsi obat anti-alergi secara berlebihan. Adapun aksinya itu dia lakukan sebagai bagian dari tantangan aplikasi yang sedang hits di TikTok. Mengutip Forbes, seorang ahli farmasi di Universitas Toronto, Kanada, menilai tantangan yang dilakukan memang berbahaya sebab jika obat tersebut dikonsumsi dalam dosis besar bisa menyebabkan berhentinya jantung.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait