Arab Saudi Resmi Umumkan Jumlah Batasan Jemaah Haji Menjadi 60 Ribu
Dunia
Pandemi Virus Corona

Angka COVID-19 yang masih cukup tinggi di Arab Saudi menyebabkan pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan jumlah jemaah yang akan menunaikan ibadah haji dan umrah.

WowKeren - Pandemi COVID-19 masih menyerang negara-negara di dunia, termasuk Arab Saudi. Pandemi COVID-19 di Arab Saudi ini mengakibatkan pihaknya membatasi jumlah masyarakat yang akan melakukan ibadah haji dan umrah.

Pada Sabtu (12/6), Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan terkait dengan pembatasan jumlah haji tahunan untuk warga asing dan penduduk lokal. Adapun batasan itu hanya sebanyak 60 ribu jemaah yang dizinkan untuk melakukan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci. Keputusan ini diambil untuk mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.

Ziarah yang dijadwalkan pada akhir Juli mendatang juga akan dibatasi. Hanya masyarakat yang telah divaksin dan berusia di bawah 65 tahun tanpa penyakit kronis yang diizinkan untuk mengikuti ziarah.

Keputusan pembatasan jumlah jemaah tersebut merupakan tahun kedua dengan alasan yang sama yakni pandemi COVID-19. Di tahun sebelumnya, jumlah jemaah hanya hanya mencapai 10 ribu.


Sementara itu, untuk jumlah jemaah umrah adalah 20 ribu per hari dengan total 60 ribu jemaah diizinkan untuk melakukan salat harian di masjid. Umrah biasanya menarik jutaan Muslim dari seluruh dunia setiap tahunnya.

Lebih lanjut, pemerintah setempat akan membuka kapasitas umrah secara penuh apabila ancaman pandemi COVID-19 sudah hilang. Kemudian, untuk ka'bah yang biasanya boleh dipegang saat ibadah haji, untuk kali ini tidak diperbolehkan.

"Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia dengan pandemi virus Corona (COVID-19) dan munculnya varian baru, otoritas terkait terus memantau situasi kesehatan global," bunyi pernyataan Kementerian Haji. "Mengingat kerumunan besar yang melakukan haji, menghabiskan waktu lama di banyak tempat dan tempat-tempat tertentu memerlukan tingkat pencegahan kesehatan tertinggi."

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan vaksinasi COVID-19 sebanyak lebih dari 15 juta dosis. Hal ini dilakukan agar pandemi COVID-19 di Arab bisa cepat terselesaikan dan bisa membuka kembali ibadah haji bagi umat Muslim di dunia seperti semula.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts