Jepang Tegas Izinkan Maksimal 10 Ribu Penonton Olimpiade Tokyo Imbas Pandemi
Dunia
Kontroversi Olimpiade Tokyo

Pemerintah Jepang akhirnya menetapkan jumlah maksimal penonton Olimpiade Tokyo. Yakni hanya 50 persen dari total kapasitas venue, dengan jumlah maksimal 10 ribu orang.

WowKeren - Pemerintah Jepang akhirnya menetapkan jumlah penonton yang diperkenankan masuk ke venue selama Olimpiade Tokyo. Komite pelaksana memastikan hanya mengizinkan maksimal 50 persen penonton yang masuk ke venue, dengan maksimal jumlah 10 ribu.

Kebijakan ini disampaikan pasca komite pelaksana menggelar rapat final dengan setidaknya empat organisasi terkait. Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan Gubernur Perfektur Tokyo Yuriko Koike pun sepakat dengan ketentuan tersebut, demikian dilaporkan Kyodo News, Senin (21/6).

"Karena kepercayaan penuh terhadap Anda, IOC akan mendukung penuh semua keputusan (komite Jepang)," tutur Bach dalam pidato pembukaannya jelang rapat, dikutip dari CGTN, Selasa (22/6). "IOC akan berkontribusi penuh dalam menciptakan turnamen yang aman, baik bagi penduduk Jepang maupun semua partisipan."

Aturan lain yang disebutkan adalah mobilitas penonton hanya dibatasi di lingkup dalam venue maupun situs-situs terkait yang terjamin. Penonton diminta untuk tidak berhenti di luar titik yang diizinkan demi mengurangi potensi penularan virus Corona.


Pemerintah Jepang pun akan terus memantau perkembangan wabah COVID-19 selama pelaksanaan Olimpiade Tokyo? Perdana Menteri Yoshihide Suga menegaskan bahwa opsi penyelenggaraan olimpiade tanpa penonton akan selalu terbuka, terutama apabila tampak ada peningkatan perburukan kondisi wabah COVID-19 di tengah turnamen.

Setidaknya ada 40 venue yang digunakan untuk Olimpiade Tokyo, termasuk yang terletak di Ibu Kota maupun perfektur lain. Yang terbesar adalah Stadion Internasional Yokohama yang bisa menampung 72 ribu orang, Stadion Nasional dengan kapasitas 68 ribu orang, dan Stadion Tokyo yang muat hingga 48 ribu orang.

Upacara pembukaan rangkaian Olimpiade Tokyo akan diselenggarakan di Stadion Nasional dengan kapasitas penonton maksimal 20 ribu orang. Angka ini mencakup penonton yang sudah mendapatkan tiket maupun ofisial dan partisipan lain yang berkaitan dengan turnamen seperti atlet dan pelatihnya.

Angka ini pun belum final karena panitia pelaksana disebut siap mengurangi ribuan jumlah penonton lagi demi keamanan penyelenggaraan di tengah pandemi COVID-19. Karena itulah, Kyodo News melaporkan panitia sedang mempertimbangkan menggunakan sistem lotre untuk menentukan siapa penonton yang berhak masuk venue karena tiket yang terjual sudah mencapai 42 persen kapasitas maksimal.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts