Kim Jong Un Perintahkan Ribuan Ibu Rumah Tangga Turun ke Ladang, Imbas Ancaman Krisis Pangan?
pixabay.com/Ilustrasi/ecoyou
Dunia

Para ibu rumah tangga diizinkan untuk membawa serta anak-anak mereka. Bahkan Kim Jong Un telah memerintahkan pembuatan kebijakan pengasuhan anak selama musim tanam.

WowKeren - Presiden Korea Utara Kim Jong Un telah memerintahkan ribuan "ibu rumah tangga" untuk turun bekerja di sawah di Kabupaten Yonbaek. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh mantan menteri unifikasi Korea Selatan.

Dalam sebuah wawancara dengan penyiar Korea Selatan TBS, Wakil Ketua Eksekutif Dewan Penasihat Unifikasi Nasional Jeong Se-hyun mengatakan bahwa Kim memerintahkan mobilisasi 14.000 ibu rumah tangga ke Provinsi Hwanghae Utara. Menurut News 1 Jeong mengatakan instruksi itu dalam peraturan khusus dari pemimpin Korea Utara.

Meski tidak mengatakan sumbernya, namun Jeong mengatakan bahwa dalam beberapa kasus, para ibu rumah tangga itu diizinkan untuk membawa serta anak-anak mereka. Bahkan Kim telah memerintahkan pembuatan "kebijakan pengasuhan anak" selama musim tanam.


Jeong melanjutkan, Kim telah memerintahkan bawahannya untuk membuat "ruang kelas penitipan anak" selama ibu mereka pergi ke ladang untuk mencabut rumput liar atau membawa air. Peraturan ini sendiri disebut belum diungkapkan di media pemerintah Korea Utara.

Namun menurut Jeong, langkah ini adalah pertanda bahwa situasi pangan di Korea Utara sedang buruk. Institut Pengembangan Korea menyatakan Korea Utara bisa kekurangan 1,35 juta ton makanan karena bencana alam tahun lalu. Tak cukup sampai di situ, kekhawatiran juga muncul terkait adanya topan musiman yang bisa mengganggu hasil panen yang akan datang.

Menurutnya, krisis pangan Korea Utara harus menjadi titik diskusi dalam negosiasi potensial. Jeong menilai Amerika Serikat maupun Korea Selatan harus ikut bertindak menyikapi kondisi ini. Sebab jika tidak, Tiongkok bisa mengisi kekosongan. Hal ini mengingat Tiongkok telah memainkan peran penting dalam perdagangan dengan Korea Utara selama berbulan-bulan isolasi karena pandemi COVID-19.

Dalam sebuah artikel di Rodong Sinmun Korea Utara, Duta Besar Tiongkok Li Jinjun meminta para pembaca Korea Utara untuk "membangun masa depan yang indah bersama." Li juga mengatakan bahwa Tiongkok "berharap untuk memperkuat komunikasi strategis, memperluas kerja sama praktis."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts