Alga Bau Busuk 'Serang' Pantai Karibia, Ubah Warna Air Laut Jadi Cokelat
pixabay.com/sasint
Dunia

Koalisi kelompok lingkungan dan pariwisata telah mengedarkan petisi yang menyerukan kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan karena bisa mengancam lingkungan.

WowKeren - Gundukan alga jenis sargassum yang berbau busuk memenuhi pantai di Karibia, Meksiko. Hal ini membuat para pemerhati lingkungan dan operator pariwisata di sana mengeluhkan baunya.

Sargassum adalah sejenis alga seperti rumput laut berwarna cokelat. Alga ini memancarkan bau busuk. Karena jumlahnya yang sangat masif, alga ini mampu mengubah perairan jernih yang berwarna hijau kebiruan menjadi cokelat.

Laporan pada hari Selasa (22/6) mengatakan sargassum menghantam resor seperti Playa del Carmen dan Tulum lebih jauh ke selatan di pantai. Para ahli di University of South Florida mengatakan sargassum berada di "catatan sejarah" di Karibia pada Mei. Terdapat kemungkinan jika jumlah alga akan mengalami penumpukan sepanjang tahun 2021 ini, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2018 lalu.

Koalisi kelompok lingkungan dan pariwisata telah mengedarkan petisi yang menyerukan kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan. Mereka mewanti-wanti jika hal ini tidak segera ditindaklanjuti maka bisa mengancam kehidupan lingkungan dan ekonomi masyarakat di sekitarnya.


"Prediksinya adalah jumlah yang tiba pada 2021 mungkin lebih besar daripada pada 2018 atau 2019", tulis koalisi. "Jika ini tidak segera ditangani, lingkungan, kesehatan masyarakat, dan ekonomi lokal berada dalam bahaya besar."

Alga yang menumpuk diperkirakan beratnya mencapai berton-ton. Alga yang busuk ini turut memicu terjadinya erosi, yang mengancam kehidupan laut. Bahkan kondisi itu turut mempengaruhi kehidupan terumbu karang di Karibia secara signifikan.

"Berton-ton sargazo yang menumpuk dan membusuk di pantai telah berkontribusi pada erosi, yang menghapus rumput laut dan kehidupan laut, memperburuk kualitas air pantai," tegas petisi itu. "Dan secara serius mempengaruhi terumbu karang di Karibia Meksiko."

Pemerintah Meksiko telah menugaskan Angkatan Laut untuk mengumpulkan lapisan sargassum di laut dengan perahu khusus sebelum menyentuh pantai. Beberapa resor telah memasang penghalang terapung untuk menjaga agar sargassum tetap berada di laut.

Sebelum tahun 2014, sangat sedikit fenomena sargassum mencapai pantai. Kemungkinan kombinasi dari perubahan iklim, polusi pupuk dan arus laut menyebabkan fenomena ini kian meledak.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts