BPOM Keluarkan Izin Vaksin COVID-19 Untuk Anak, Jokowi Umumkan Vaksinasi Segera Dilaksanakan
Pixabay
Nasional

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atas vaksin Sinovac untuk anak-anak. Hal ini dikarenakan kasus COVID-19 pada anak setiap harinya mengalami penambahan jumlah.

WowKeren - Lonjakan COVID-19 yang terjadi di Indonesia belakangan ini semakin menyebar kemana-mana, hingga menyerang anak-anak. Sebagai informasi, kasus COVID-19 pada anak-anak setiap harinya mengalami penambahan, bahkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut tiap minggunya ada dua anak yang meninggal.

Mengetahui hal tersebut, pemerintah kini tengah mempersiapkan dan mengkaji vaksin yang cocok untuk diberikan kepada anak-anak. Sama halnya dengan vaksinasi pada orang dewasa, ini dilakukan juga sebagai upaya untuk bisa mengendalikan kasus COVID-19 pada anak-anak.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) vaksin COVID-19 Sinovac untuk anak-anak usia 12 hingga 17 tahun. Hal ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam sebuah pernyataan yang diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (28/6).


"Kita juga bersyukur, BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin Sinovac yang dinyatakan aman digunakan anak usia 12-17 tahun," tutur Jokowi. "Sehingga vaksinasi anak-anak untuk usia tersebut bisa segera dimulai."

Sementara itu, untuk menekan angka penyebaran COVID-19, vaksinasi akan terus dilakukan oleh pemerintah. Jokowi menekankan kembali kepada masyarakat untuk tidak takut divaksinasi agar bisa segera mencapai target dan kekebalan komunitas atau herd immunity. Dengan begitu, Indonesia bisa segera keluar dari pandemi COVID-19.

Lebih lanjut, Jokowi juga meminta masyarakat untuk selalu menerapkan dan menaati protokol kesehatan dengan disiplin, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan tidak berkerumun. Kemudian, Jokowi juga memperingatkan masyarakat untuk tetap di rumah saja, terutama bila tidak ada kepentingan yang mendesak.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga memberikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), TNI/Polri, pemerintah daerah, BUMN dan pihak swasta yang terlibat, atas pencapaian vaksinasi COVID-19 sebesar 1,3 juta dosis per Sabtu (26/6) lalu. Selain itu, Jokowi juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia mengikuti vaksinasi COVID-19, sehingga bisa mempercepat capaian target 1 juta dosis per hari yang awalnya mulai berlaku pada Juli mendatang.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait