Fenomena hujan batu es di Texas dilaporkan menimbulkan kerusakan seperti kaca jendela yang pecah, mobil penyok dan rumah serta bisnis yang rusak di sebagian wilayah.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 30 Juni 2021 - 15:36 WIB
WowKeren - Hujan es menjadi salah satu fenomena alam terkait kondisi cuaca yang kerap terjadi. Namun, tak bisa dipandang sebelah mata jika hujan es menimbulkan kerusakan yang cukup serius.
Seperti yang terjadi di Texas. Fenomena alam yang satu ini dilaporkan menimbulkan kerusakan seperti kaca jendela yang pecah, mobil penyok dan rumah serta bisnis yang rusak di sebagian wilayah Texas dan Oklahoma saat musim semi ini.
Ini terjadi ketika badai es besar menghujani kedua negara bagian tersebut. Ukuran batu batu es bervariasi mulai dari seukuran bola golf, bola bisbol hingga jeruk bali. Sebuah laporan yang dirilis oleh Pusat Nasional untuk Informasi Lingkungan bulan ini mengonfirmasi bahwa satu ukuran batu es yang jatuh memecahkan rekor.
Batu itu jatuh 1 mil di selatan-barat daya dari pusat Hondo, Texas, pada tanggal 28 April. Ukuran lingkarnya 19,73 inci dan 6,4 inci diameter, beratnya 1,26 pon dan memiliki volume 40,239 inci kubik. Batu lain yang jatuh setengah mil jauhnya pada hari yang sama mungkin bisa lebih besar namun tidak pernah diukur secara resmi.
Ahli meteorologi AccuWeather John Feerick mengatakan jika hujan es baru dianggap parah jika memiliki ukuran diameter lebih lebar dari 3.4 inci. Sebagian besar ukuran batu es berukuran seperti kacang dan kelereng.
"Hujan es dianggap 'parah' jika memiliki diameter lebih besar dari 3/4 inci," kata Feerick. "Jadi sebagian besar hujan es mungkin, secara umum, berukuran kacang hingga marmer."
Batu yang memecahkan rekor secara resmi diukur pada bulan Mei namun seiring berjalannya waktu tampaknya telah menyusut. Penemu batu es memasukkannya ke dalam freezer tetapi tidak menyegelnya dalam kantong plastik atau wadah lain, sehingga bisa membuatnya menyusut.
Menurut laporan dari Institut Asuransi untuk Pusat Penelitian Bisnis dan Keamanan Rumah, orang yang menemukan batu es itu mengatakan bahwa batu itu sempat melewati pohon sebelum jatuh ke tanah. Namun laporan tersebut menyatakan bahwa tampaknya batu tersebut tidak mengalami kerusakan apapun saat jatuh.
(wk/zodi)