Beri Target Vaksinasi COVID-19 Bulanan, Jokowi Berharap Di Akhir Tahun Capai 181,5 Juta Dosis
Unsplash/Mat Napo
Nasional

Presiden Jokowi kembali berikan target dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Dari target yang diberikan, Jokowi berharap pada akhir tahun bisa mencapai 181,5 juta penduduk Indonesia sudah divaksin.

WowKeren - Vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memerangi pandemi. Hingga saat ini pun pemerintah masih terus gencar dalam melaksanakan vaksinasi COVID-19 terhadap masyarakat.

Seperti yang diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memberikan target vaksinasi COVID-19 1 juta orang per harinya dimulai pada 1 Juli 2021. Hal ini dikarenakan agar Indonesia bisa segera mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity.

Baru-baru ini, Jokowi kembali memberikan target terhadap pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yakni mencapai 2 juta dosis per hari pada Agustus mendatang. Dengan begitu, Jokowi juga berharap pada akhir tahun sudah bisa mencapai sebanyak 181,5 juta penduduk Indonesia telah divaksin COVID-19.

Meski demikian, target akhir tahun itu tidak harus sudah mencapai suntikan dua dosis. "Dengan ketersediaan vaksin-vaksin itu, pemerintah berharap, di akhir tahun ini sebanyak 181,5 juta rakyat Indonesia telah memperoleh vaksin setidaknya untuk satu dosis suntikan," tulis Jokowi dalam judul unggahan di Instagramnya, @jokowi, Kamis (1/7).


Jokowi pun mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah telah merealisasikan vaksinasi COVID-19 yang sudah mencapai angka 42 juta dosis hingga akhir Juni 2021. Hal ini bisa terjadi tentunya berkat kerja keras seluruh pihak terkait dan masyarakat yang bersedia mengikuti vaksinasi COVID-19.

Selain target per hari, Jokowi juga memiliki target vaksinasi COVID-19 bulanan yakni pada bulan Juli, ditargetkan bisa mencapai 34 juta dosis. Kemudian di bulan Agustus, ditargetkan mencapai 43,7 juta dosis.

"Kemudian September 53 juta, Oktober 84 juta, November 80,9 juta, dan Desember 71,7 juta (dosis)," imbuh Jokowi. Jokowi optimis bahwa target tersebut bisa tercapai dengan kerja keras dan bergotong royong.

Jokowi pun menyebut bahwa dalam mencapai target-target tersebut bukan lah sesuatu hal yang mustahil, asalkan persediaan vaksin COVID-19 ada. Selanjutnya, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia telah kembali kedatangan bahan baku vaksin Sinovac sebanyak 14 juta dosis.

Bahan baku Sinovac ke-18 ini, datang melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (30/6). "Setelah itu akan datang lagi vaksin gratis dari Covax/GAVI, lalu dari AstraZeneca, dan bulan Agustus nanti akan masuk pula vaksin dari Pfizer," tandas Jokowi.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait