Najwa Shihab dan Sang Ayah Soroti Perdebatan Takut Tuhan Atau Corona, Sarankan Hal Ini
Instagram/najwashihab
Selebriti
Seleb vs Corona

Penjelasan ayah Najwa Shihab soal harus takut pada Tuhan atau virus Corona menuai koementar senada dari netizen. Mereka mengaku bahwa penjelasan dari sang ulama, Quraish Shihab terkait hal sensitif ini sangat menenangkan.

WowKeren - Najwa Shihab menjawab keresahan masyarakat soal harus takut pada Tuhan atau virus Corona. Ia pun meminta penjelasan dari sang ayah, Quraish Shihab, bagaimana pandangan Islam melihat polemik tersebut.

Melalui Instagram, Najwa Shihab membagikan video lawasnya saat mewawancari sang ayah terkait hal ini. Kendati video tersebut diambil satu tahun lalu, namun Najwa merasa jika pembahasan ini sangat relevan pada situsi saat ini.

"Abiku ada yang mengatakan tidak usah takut keluar rumah, tidak usah menghindari keramaian, ayo berbondong-bondong datang ke masjid. Takut itu kepada Allah jangan takut kepada virus. Apakah memang bisa dipertentangkan ketakutan manusia terhadap suatu hal dengan ketakutan kepada Allah?" kata Najwa Shihab dalam video, Senin (5/7).

Mendengar pertanyaan sang putri, Quraish Shihab menjelaskan bahwa kedua ketakutan tersebut tidak seharusnya dipertentangkan. "Iya Nana, pertanyaannya ini memang biasa kita dengar seperti itu, padahal tidak harus dipertentangkan antara aneka takut itu," jelasnya.


"Kita lihat dahulu takut itu adalah keresahan menyangkut masa depan. Sedih keresahan menyangkut masa lalu," sambung Quraish Shihab.

Menurut ulama besar Indonesia itu, keresahan setiap manusia beragam. Mulai dari takut bertambah tua, takut meninggal, sampai takut kepada Tuhan. Namun segala ketakutan tersebut bisa diatasi juga dengan berbagai cara. Menurutnya, virus Corona juga perlu ditakuti karena bisa memberikan efek yang cukup besar.

"Takut pada singa hindari singa, takut pada Allah mendekat pada Allah. Takut tidak lulus ujian, belajar, demikian seterusnya," terang ulama 77 tahun ini. "Corona adalah suatu penyakit yang menakutkan karena bisa mengantar seseorang kepada kematian atau sakit yang parah."

"Ada caranya untuk menghindar yang diperintahkan oleh Allah. Siapkan diri, ke dokter dan lain-lain sebagainya," ujarnya menambahkan. "Kita tidak bisa mempertentangkan kenapa? Karena rasul pun, nabi pun takut."

Di akhir penjelasannya, Quraish Shihab kembali menegaskan bahwa ketakutan terhadap Tuhan dan virus corona tidak perlu lagi menjadi perdebatan. "Kita tempuh cara-cara yang dibenarkan oleh agama yang dianjurkan oleh rasul dan dianjurkan oleh orang-orang yang mengerti persoalan. Jangan dipertentangkan," tandasnya.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts