Najwa Shihab yang biasanya cerdas dan kritis kali ini tuai sindiran publik. Ia memicu kontroversi gegara sebut momen eks presiden Joko Widodo diantar pulang ke Solo dengan pesawat TNI AU itu sebagai bentuk nebeng.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 24 Oktober 2024 - 19:00 WIB
WowKeren - Najwa Shihab dulunya kerap banjir pujian kala sampaikan kritikan pedas pada pemerintah. Ia juga sering dikagumi karena kecerdasannya.
Sayangnya, presenter yang akrab disapa Nana ini malah tuai hujatan gegara celetukannya di sebuah acara. Nana rupanya menyebut eks presiden Joko Widodo nebeng ketika diantar pulang ke Solo dengan naik pesawat TNI AU.
"Gak jadi komersil, sekarang nebeng TNI AU," seru Nana saat membahas soal Jokowi yang batal naik pesawat komersil dan justru diantar dengan pesawat TNI AU. "Enggak nebeng sih, Mbak Nana. Emang pengantar langsung," kata Andovi da Lopez.
Sejumlah netter pun menyayangkan candaan Nana tersebut. Mereka tampak keheranan karena Nana dulunya dikenal hormat pada Jokowi.
"Setelah yg dibela kalah @najwashihab mulai nyinyir sana sini ya kak," ujar netter. "Kenapa sih mba @najwashihab ada masalah apa? mbanyaaa," seru netter. "Kenapa jadi nyinyir gtu sekarang. Setidaknya itu kan tanda terimakasih dr negara untuk pengabdian pak jokowi selama ini. Lagi pula bukan kemauan pak jokowi kan tapi permintaan pak prabowo. Kasian di hari terakhir pengabdiannya untuk negara aja masih di hujat2 ya," tutur yang lainnya. "Ngehina mulu,emang udeh bayar pajak? Denger2 mba lagi rame nih blm bayar pajak," sentil netter. "Setahu saya Jokowi mau naik pesawat komersil gak dibolehin Prabowo, akhir nya di antar TNI AU untuk terakhir kalinya menggunakan fasilitas negara," kata yang lainnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menjadi pihak yang memerintahkan langsung agar Jokowi dikawal dengan pesawat TNI AU. Hal ini sebagai bentuk penghormatan Prabowo terhadap Jokowi.
"Enggak jadi, karena memang enggak dikasih (naik pesawat komersil), harus pakai pesawat kenegaraan, iya permintaan (Prabowo)," seru Ketua Umum Projo (Pro Jokowi) sekaligus Menteri Kooperasi, Budi Arie Setiadi. "Ya masa mantan Presiden dikasih naik komersil, jadi ya udah."
(wk/riaw)