Iran Luncurkan Aplikasi Kencan Dorong Kaum Muda Menikah Secara Sehat
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Kepala polisi dunia maya Iran Kolonel Ali Mohammad Rajabi mengatakan jika aplikasi ini adalah satu-satunya platform yang disetujui pemerintah dari jenisnya di negara tersebut.

WowKeren - Di satu sisi ada negara yang tengah berkutat dengan masalah kepadatan penduduk namun di sisi lain justru ada yang berjuang untuk mendorong warganya agar memiliki keturunan. Seperti yang terjadi pada Iran.

Negara tersebut baru saja meluncurkan aplikasi kencan Islami yang bertujuan untuk memfasilitasi "pernikahan yang langgeng dan terinformasi" bagi kaum mudanya. Aplikasi ini disebut Hamdam, yang dalam bahasa Farsi artinya "pendamping".

Dengan aplikasi ini, para pengguna bisa mencari dan memilih pasangan mereka, sebagaimana dilaporkan oleh televisi pemerintah setempat pada Senin (12/7). Kepala polisi dunia maya Iran, Kolonel Ali Mohammad Rajabi mengatakan jika aplikasi ini adalah satu-satunya platform yang disetujui pemerintah dari jenisnya di negara tersebut.


Meski ada aplikasi kencan lain di negara itu, namun Rajabi menegaskan bahwa selain Hamdam adalah ilegal. Hamdam dikembangkan oleh Institut Budaya Tebyan yang merupakan bagian dari Organisasi Propaganda Islam Iran. Hamdam melalui situs webnya mengklaim jika aplikasi mereka menggunakan "kecerdasan buatan" untuk menemukan pasangan "hanya untuk bujangan yang mencari pernikahan permanen dan pasangan tunggal".

Kepala Tebyan Komeil Khojasteh mengatakan nilai-nilai keluarga terancam oleh kekuatan luar. "Keluarga adalah target iblis, dan (musuh Iran) berusaha memaksakan ide-ide mereka" di atasnya. Aplikasi ini disebutnya membantu menciptakan keluarga yang "sehat".

Pengguna bisa mendaftar secara gratis mengingat Hamdam memiliki "model pendapatan independen". Sebelum melakukan eksplorasi, pengguna akan diharuskan melakukan verifikasi identitas mereka dan melalui "tes psikologi" terlebih dahulu. Ketika ditemukan adanya kecocokan, aplikasi akan "memperkenalkan keluarga bersama dengan kehadiran konsultan layanan", yang mana layanan ini akan "menemani" pasangan selama empat tahun setelah menikah.

Pihak berwenang Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, telah memberikan peringatan beberapa kali. Di Iran, terjadi peningkatan usia pernikahan yang mana hal ini bertolak belakang dengan angka kelahiran yang terus menurun.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait