Joe Biden Diklaim Siap Umumkan Wajib Vaksin Imbas COVID-19 di AS Melonjak Lagi
Dunia
Pandemi Virus Corona

Meluasnya virus Corona varian Delta membuat Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mempertimbangkan mandat wajib vaksin untuk pekerja di pemerintahan Federal.

WowKeren - Amerika Serikat mulai kembali dibuat "porak-poranda" oleh COVID--19. Kasus infeksi virus Corona di negeri Paman Sam kembali melonjak karena penyebaran virus Corona varian Delta yang sudah mendominasi Asia.

Presiden Joe Biden pun merumuskan beberapa langkah untuk mengendalikan wabah virus Corona, termasuk dengan mandat wajib vaksin. Sedianya rencana wajib vaksin ini akan disampaikan pada hari Kamis (29/7) waktu setempat dan fokus untuk seluruh pegawai negeri di pemerintah federal.

Informasi ini disampaikan sumber anonim yang familiar dengan masalah tersebut kepada Kepala Koresponden Berita Gedung Putih ABC News, Cecilia Vega. Kepada Vega, sang sumber mengungkap saat ini Biden masih menunggu ulasan regulasi yang akan diterapkan.

Kepada Vega sang koresponden menyatakan Biden akan menginstruksikan semua pegawai di pemerintahan Federal untuk divaksin. "Atau mereka harus mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yang lebih ketat, seperti wajib memakai vaksin, bahkan di komunitas yang tidak berisiko tinggi penyebaran virus Corona serta menjalani tes secara rutin," imbuh sumber tersebut, dikutip pada Rabu (28/7).

Informasi ini beredar sehari setelah Department of Veteran Affairs mendesak semua pekerja kesehatan untuk mendapat vaksin COVID-19. Sedangkan beberapa jam sebelum isu ini berkembang, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mendesak semua kembali memakai masker secara rutin karena tingkat penularan varian Delta yang lebih tinggi.


Saat ini pemerintahan Federal memperkerjakan hingga 2,1 juta orang. Bila jadi disahkan, maka keputusan ini akan menjadi mandat wajib vaksin dengan skala terbesar yang pernah dikeluarkan.

"(Kewajiban itu) sedang dalam pertimbangan sekarang," ungkap Biden pada Selasa (27/7) siang waktu setempat. Biden memang sebelumnya tidak menampik rumor bahwa dirinya akan mewajibkan vaksin COVID-19 demi mencegah penularan virus yang lebih luas.

"Tapi jika Anda tidak vaksin, Anda mungkin tidak sepandai yang Anda pikir," imbuh Biden. Mantan Wakil Presiden AS itu memang lebih fokus mengimbau warga AS yang belum divaksin alih-alih mengomentari desakan CDC agar warga kembali mengenakan masker ketika beraktivitas.

"Kita berhadapan dengan pandemi karena mereka yang belum divaksin," kata Biden. "Semakin banyak yang kita pelajari, semakin penting untuk kita khawatir atas virus ini dan varian Delta."

"Dan satu hal yang kita yakini sekarang, dengan pasti, bahwa jika ada 100 juta orang sudah divaksin maka kita akan berada di situasi yang berbeda. Jadi vaksinlah. Jika Anda belum divaksin, mungkin Anda tidak sepintar yang Anda kira," pungkas Biden.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts