Lagu Tiongkok Diputar Saat Atlet Anggar Hong Kong Raih Emas Picu Protes Keras: 'Kami Hong Kong!'
EPA
Dunia
Kontroversi Olimpiade Tokyo

Medali emas yang disabet Edgar Cheung Ka-long merupakan yang pertama kali diraih Hong Kong dalam kurun 25 tahun. Tak pelak warga Hong Kong pun menyambut baik prestasi Cheung ini.

WowKeren - Perseteruan politik Hong Kong dan daratan utama Tiongkok masih belum berakhir. Meski kebebasan di kota tersebut mulai diberedel satu persatu, generasi muda di Hong Kong tampaknya terus menyuarakan semangat mereka agar bisa terpisah dari Tiongkok.

Semangat ini juga tampak ketika mereka ikut merayakan kemenangan atlet anggar Hong Kong, Edgar Cheung Ka-long yang mendapatkan medali emas di Olimpiade Tokyo pada Senin (26/7) kemarin. Medali ini pun sekaligus menjadi emas pertama yang kembali diraih Hong Kong dalam kurun waktu 25 tahun terakhir.

Seluruh warga Hong Kong memang mendukung penuh aksi Cheung di Olimpiade Tokyo. Melansir Mothership, warga Hong Kong memadati salah satu pusat perbelanjaan Kwun Tong untuk menyaksikan secara langsung pertandingan yang dimainkan Cheung.

Dan ketika Cheung diumumkan menang, gegap gempita perayaan tak bisa dihindarkan. Namun kesenangan mereka seperti terusik ketika panitia memutarkan lagu nasional Tiongkok saat Cheung maju untuk menerima medali.


Menakjubkannya, keramaian warga Hong Kong itu malah kompak berteriak "Kami Hong Kong!" ketika kemenangan Cheung diiringi dengan lagu nasional Tiongkok. Mereka seolah memprotes ada "atribut" Tiongkok yang disematkan atas prestasi atlet anggar kebanggaan mereka, Cheung.

Twitter/studioincendo

Hingga kini Tiongkok memang terus berusaha untuk mengklaim Hong Kong sebagai bagian dari negara mereka. Namun Hong Kong sendiri, sudah sejak beberapa tahun lalu, menyuarakan sikap kontra lewat berbagai demonstrasi besar, yang utamanya diinisiasi oleh generasi muda aktivis demokrasi.

Di sisi lain, Olimpiade Tokyo tengah berlangsung meski dibayang-bayangi pandemi COVID-19. Kenaikan kasus positif COVID-19 di Jepang seolah tak menyurutkan euforia turnamen olahraga tersebut, meski diselenggarakan lewat berbagai pembatasan termasuk tidak boleh ada penonton yang menyaksikan langsung di venue.

Olimpiade Tokyo akan berlangsung hingga 8 Agustus 2021. Namun bukan cuma COVID-19, Olimpiade Tokyo juga diwarnai dengan sejumlah kekhawatiran seperti potensi terjangan badai hingga gelombang panas yang menyulitkan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts