Tiongkok Hadapi Varian Delta Usai 3.000 Lebih Orang Hadiri Pertunjukan Indoor
pixabay.com/geralt
Dunia
Pandemi Virus Corona

Selain dihadiri lebih dari 3.000 orang, rekaman media Tiongkok menunjukkan bahwa penonton ada yang tidak mengenakan masker sebagian memakai masker namun diturunkan.

WowKeren - Sejumlah klaster COVID-19 telah muncul di beberapa kota di Tiongkok setelah berbulan-bulan tidak ada laporan resmi tentang wabah tersebut. Banyak dari kasus COVID-19 saat ini tengah dilakukan penelusuran ke pengunjung live-show yang diadakan di Provinsi Hunan minggu lalu dan bandara di Nanjing.

China Central Television melaporkan bahwa sejumlah turis domestik yang mengunjungi Taman Hutan Nasional Zhangjiajie di Hunan dinyatakan positif varian delta. Mereka tersebar di berbagai bagian negara itu setelah meninggalkan provinsi tersebut.

Diketahui, lebih dari 3.000 orang menghadiri pertunjukan dalam ruangan, termasuk pertunjukan tari oleh seniman yang mengenakan kostum yang mewakili kelompok minoritas Hunan. Tak hanya itu, rekaman media Tiongkok menunjukkan bahwa penonton ada yang tidak mengenakan masker sebagian memakai masker namun diturunkan.


Wabah varian delta dilaporkan awal pekan ini di sebuah bandara di kota Nanjing, Tiongkok Timur yang berpenduduk lebih dari 9 juta orang. Wabah ini telah dikaitkan dengan pengunjung dari kota timur laut Dalian. Sebab Menurut The Paper, para pelancong sempat mengunjungi bandara Nanjing sebelum pergi ke Zhangjiajie. Nanjing saat ini menjadi pusat gelombang wabah terbaru Tiongkok.

Sebanyak 174 kasus COVID-19 telah dikonfirmasi secara nasional sejak pekan lalu. Banyak infeksi dilaporkan terjadi pada orang-orang yang sebelumnya telah mengunjungi bandara kemudian terbang ke bagian lain negara itu, termasuk provinsi Guangdong, Sichuan dan Liaoning.

"Lonjakan infeksi baru-baru ini di kota dapat dikaitkan dengan lokasi khusus wabah" kata wakil direktur pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Nanjing Ding Jie melansir CNN. "Dan sifat strain (delta) yang sangat menular."

Beijing melaporkan kasus COVID-19 pertamanya setelah hampir enam bulan pada Rabu (28/7), dengan kasus kedua di kota itu dikonfirmasi pada Kamis sore. Kasus Beijing adalah sepasang suami istri yang melakukan perjalanan ke sebuah kota di Provinsi Hunan, lokasi yang sama dengan pertunjukan indoor yang menarik ribuan penonton.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts