Kasus Penusukan di Kereta Komuter Tokyo Lukai 10 Orang, Pelaku Ngaku Ingin Bunuh Wanita Bahagia
Dunia

Terrdapat sekitar 400 orang penumpang di dalam kereta pada saat kejadian. Menurut sumber investigasi, tersangka sempat menumpahkan minyak goreng di lantai gerbong untuk memulai kebakaran, namun api tidak menyala.

WowKeren - Pria yang menyerang para penumpang di kereta komuter di Tokyo pada Jumat (6/8) malam kemarin telah berhasil ditangkap oleh polisi pada Sabtu (7/8) hari ini. Pria yang membawa senjata tajam tersebut dilaporkan telah melukai 10 orang dalam insiden tersebut.

Tersangka bernama Yusuke Tsushima tersebut dijerat pasal percobaan pembunuhan karena diduga menikam seorang wanita berusia 20-an dengan pisau. Wanita tersebut dilaporkan terluka parah dengan beberapa luka tusukan di punggung dan dadanya. Tsushima sendiri telah mengakui perbuatannya kepada polisi.

"Saya telah lama ingin membunuh wanita yang tampak bahagia dalam enam tahun terakhir ini. Tidak peduli siapa," ungkap Departemen Kepolisian Metropolitan mengutip Tsushima. "Saya pikir saya bisa membunuh banyak orang karena tidak ada ruang untuk melarikan diri di dalam kereta api."

Diketahui, terdapat sekitar 400 orang penumpang di dalam kereta pada saat kejadian. Menurut sumber investigasi, tersangka sempat menumpahkan minyak goreng di lantai kompartemen kereta untuk memulai kebakaran, namun api tidak menyala.

Pada awalnya, pihak kepolisian melaporkan ada seorang wanita dan delapan orang pria yang terluka dalam serangan kereta tersebut. Namun kemudian mengatakan bahwa total ada 10 orang penumpang, termasuk empat wanita lain dan lima pria yang terluka.


Pada Jumat sebelum kejadian, Tsushima juga dicurigai mengutil di sebuah toko kelontong di daerah Shinjuku Tokyo. Seorang pegawai toko tersebut telah melaporkannya ke polisi.

Kepada polisi, Tsushima pun mengaku dirinya berniat untuk membunuh pegawai toko tersebut. "Saya telah berpikir untuk kembali ke toko untuk membunuh pegawai tersebut, tetapi karena toko itu tutup, saya berpikir untuk membunuh orang-orang di dalam kereta," ujarnya.

Dalam kasus penyerangan ini, polisi menyita korek api, wadah yang diduga dipakai untuk membawa minyak, pisau sepanjang 20 centimeter di dalam kereta, dan ponsel yang ditemukan di luar kereta. Pasca melancarkan aksinya di kereta tujuan Shinjuku tersebut, Tsushima melarikan diri namun berhasil ditangkap polisi di sebuah toserba di Suginami.

Menurut sumber investigasi, pegawai toserba tersebut menelepon polisi usai Tsushima mengaku sebagai pelaku penyerangan di kereta. "Saya tersangka dalam insiden yang dilaporkan oleh media berita. Saya lelah melarikan diri," demikian pernyataan Tsushima kepada sang pegawai yang diungkapkan sumber tersebut.

Diketahui, penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Masinis menghentikan kereta usai mendengar suara keras dari gerbong. Setelah tersangka meninggalkan tempat kejadian, awak kereta memandu penumpang di sepanjang rel ke stasiun terdekat.

"Ada banyak orang dengan darah di pakaian mereka melarikan diri dengan panik," ungkap seorang mahasiswa berusia 19 tahun yang menyaksikan kejadian tersebut. Akibat insiden ini, operasional kereta api antara Stasiun Shinjuku di Tokyo dan Stasiun Mukogaoka-yuen di Kawasaki, Prefektur Kanagawa terpaksa dihentikan sementara.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait