Masing-masing pemerintah di negara dunia saat ini tengah berupaya keras dalam menangani pandemi COVID-19, tak terkecuali Tiongkok. Sebelumnya, Tiongkok sempat berhasil mengatasi pandemi COVID-19.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Senin, 09 Agustus 2021 - 21:51 WIB
WowKeren - Pandemi COVID-19 hingga saat ini masih belum berakhir. Masing-masing pemerintah di negara-negara dunia tengah berupaya keras untuk bisa segera mengatasi wabah global ini.
Sementara itu, di Tiongkok, lebih dari 30 pejabat negara dihukum karena dianggap tidak berhasil dalam menangani pandemi COVID-19. Para pejabat itu bahkan ada yang sampai dipecat, sementara lainnya mendapatkan hukuman lain.
Adapun pejabat yang dipecat adalah Wakil Wali Kota, Kepala Distrik Kota, Komisi Kesehatan, serta staf di manajemen rumah sakit, bandara, dan departemen pariwisata. Komisi Kesehatan pada Senin (9/8), melaporkan adanya tambahan kasus baru COVID-19 sebanyak 94 kasus.
Tambahan kasus baru COVID-19 itu merupakan penularan domestik yang telah dicatat selama satu hari sebelumnya. Selain itu, ada juga wabah baru yang menyebar dan ditemukan di Bandara Kota Timur Nanjing.
Wabah baru yang dimaksud adalah varian Delta yang mulai menyebar ke sejumlah wilayah Tiongkok. Seperti yang diketahui, varian Delta merupakan virus yang sangat cepat menyebar, khususnya di antara pekerja bandara. Kemudian, sejak saat itu, varian Delta semakin menyebar dari Provinsi Tropis Hainan di Selatan, hingga Mongolia Dalam, di ujung Utara.
Dengan merebaknya varian Delta ini, Pemerintah Tiongkok akhirnya mendorong pembatasan perjalanan baru, penguncian komunitas, dan penutupan seluruh Kota Zhangjiajie yang memiliki populasi sebanyak 1,5 juta jiwa. Seperti yang diketahui, virus COVID-19 sendiri ditemukan pertama kali pada akhir tahun 2019 di Wuhan, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan sebagai wabah global.
Sementara itu, dalam upaya mengatasi penyebaran COVID-19 agar tidak semakin meluas, pemerintah Tiongkok juga melaksanakan pengujian atau tes COVID-19 secara massal. Wuhan menjadi wilayah terbaru yang melakukan tes COVID-19 secara massal.
Pengujian secara massal itu dilakukan karena varian Delta mulai menyebar di kawasan Wuhan, dan telah menyerang ke banyak orang. Dengan begitu pengujian diharapkan bisa memutus rantai penyebaran varian Delta.
(wk/tiar)