Warga Singapura berbondong-bondong keluar rumah untuk makan di restoran dan rumah makan pada tengah malam tadi, tepat pada pergantian hari memasuki 10 Agustus 2021.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 10 Agustus 2021 - 11:47 WIB
WowKeren - Warga Singapura berbondong-bondong keluar rumah untuk makan di restoran dan rumah makan pada tengah malam tadi, tepat pada pergantian hari memasuki 10 Agustus 2021. Pengunjung tampak mengalir kembali ke tempat makan setelah lama harus berdiam diri di rumah.
Lantas, mengapa banyak warga Singapura yang mengunjungi tempat makan sejak tengah malam tadi? Hal ini rupanya terkait dengan langkah Fase 2 (Peringatan Tinggi) yang dilonggarkan mulai Selasa (10/8) hari ini di Singapura.
Orang yang telah divaksinasi penuh kini boleh dine-in (makan di tempat) secara berkelompok hingga lima orang di tempat makan atau restoran. Mereka juga sudah boleh menerima lima orang tamu yang berbeda di rumah per harinya, serta dapat mengambil bagian dalam kegiatan berisiko tinggi dimana masker harus dilepas dan acara besar lainnya.
Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, individu yang divaksinasi mengacu pada:
- Mereka yang telah menerima dosis lengkap vaksin Pfizer-BioNTech/ Comirnaty, Moderna, dengan tambahan dua minggu agar vaksin menjadi efektif sepenuhnya
- Orang yang menggunakan vaksin Sinovac, Sinopharm atau AstraZeneca, dengan tambahan dua minggu agar vaksin tersebut efektif sepenuhnya
- Mereka yang telah sembuh dari COVID-19
Adapun sejumlah restoran di Singapura dilaporkan telah mulai menerima reservasi untuk orang yang sudah divaksinasi dan belum divaksinasi bahkan sebelum Selasa pukul 00.01. Meski demikian, tidak semua tempat makan siap menerima pelanggan dine-in mulai hari ini. Beberapa tempat makan di Hougang Avenue 8, termasuk yang menjual mala fare, tetap hanya menyediakan opsi takeaway.
Di sisi lain, Singapura tengah bersiap melakukan pembukaan kembali di masa pandemi COVID-19 secara bertahap. Apabila situasi COVID-19 stabil, Singapura akan meningkatkan ukuran acara yang diizinkan dan batas kapasitas untuk mal dan atraksi pada 19 Agustus 2021 mendatang.
Tahap persiapan ini akan berlangsung selama sekitar satu bulan, dari 10 Agustus hingga awal September. Ini merupakan tahap pertama dalam transisi empat langkah Singapura untuk menjadi negara yang tahan COVID-19.
(wk/Bert)