Gaji Dewan Sekolah Di Florida Akan Dipotong Hingga Ditahan Jika Tak Pakai Masker
AFP/Tobias Schwarz
Dunia

Pandemi COVID-19 membuat kegiatan belajar dilakukan secara daring. Meskipun dilakukan secara tatap muka, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker.

WowKeren - Partai Republik Amerika Serikat (AS) tengah berjuang melawan distrik sekolah di daerah perkotaan negara bagian yang dinilai sangat Demokrat terkait dengan para siswa yang hendak ke sekolah mengenakan masker atau tidak. Hal ini kembali menjadi polemik dan perpecahan ideologis di antaranya, khususnya saat terjadi lonjakan kasus di daerah zona merah.

Sementara itu, Gubernur Florida Ron DeSantis telah mengeluarkan sebuah kebijakan, di mana mengancam akan memotong dana dari distrik, kepada sekolah yang menentang larangan terkait pandemi COVID-19. Termasuk juga akan memotong gaji para dewan sekolah jika kedapatan tidak menggunakan masker.

Bahkan DeSantis juga mengancam akan menahan gaji dari para pengawas yang tidak menaati peraturan terkait protokol kesehatan. Sementara mengenai aturan mengenakan masker di lingkungan sekolah, merupakan konsisten dengan rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Berdasarkan laporan baru-baru ini oleh American Academy of Pediatrics dan Asosiasi Rumah Sakit Anak, menemukan bahwa hampir 4,3 juta kasus COVID-19 AS telah mempengaruhi kondisi anak-anak. Adapun kasus COVID-19 pada anak-anak telah menyerang 14 persen dari angkat tersebut.


Meski demikian, laporan itu juga mengatakan bahwa kasus rawat inap dan kematian akibat COVID-19 jarang ditemukan. Di Florida sendiri, kasus da rawat inap meningkat tajam. Bahkan beberapa distrik sekolah menuntut kebijakan dari DeSantis.

Di sisi lain, Kabupaten Leon, yang merupakan bagian dari Tallahassee, berencana untuk mewajibkan anak-anak mengenakan masker. Inspektur Rocky Hanna mengatakan dalam sebuah surat kepada Gubernur bahwa distriknya saat ini mencari fleksibilitas dan otonomi untuk membuat keputusan bagi sekolah mereka.

"Sayangnya, itu telah dipolitisi dengan baik," tutur Hanna saat mengumumkan keputusannya. "Segalanya berjalan miring, ketika sekolah dimulai lagi, dan surga melarang kita kehilangan anak karena virus ini, saya tidak bisa hanya menyalahkan Gubernur negara bagian Florida."

Di sisi lain, Jasmine Burney yang merupakan pendiri Equal Ground Education Fund, telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi warga Florida. Menurutnya, jika sekolah ingin dibuka, maka harus melakukan vaksin.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait