Data baru yang dirilis pada Kamis (12/8) menunjukkan populasi kulit putih non-Hispanik turun untuk pertama kalinya dalam catatan selama satu dekade terakhir.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 13 Agustus 2021 - 16:07 WIB
WowKeren - Survei terbaru menunjukkan jika Amerika Serikat mulai beragam secara etnis. Biro Sensus AS mengatakan bahwa tak hanya secara etnis, AS juga lebih urban dibanding satu dekade lalu.
Data baru yang dirilis pada Kamis (12/8) menunjukkan populasi kulit putih non-Hispanik turun untuk pertama kalinya dalam catatan. Kumpulan data demografi ini akan digunakan untuk menggambar ulang peta politik negara.
Angka-angka baru menawarkan potret paling rinci tentang bagaimana negara telah berubah sejak 2010. Angka-angka tersebut dapat membantu menentukan kendali DPR dalam pemilihan 2022 dan memberikan keunggulan elektoral untuk tahun-tahun mendatang.
Angka dalam laporan menunjukkan jika orang Amerika terus bermigrasi ke Selatan dan Barat. Pangsa populasi kulit putih turun dari 63,7 persen pada 2010 menjadi 57,8 persen pada 2020. Ini merupakan rekor terendah yang didorong oleh penurunan angka kelahiran di antara wanita kulit putih dibandingkan dengan wanita Hispanik dan Asia.
Sementara itu, jumlah orang kulit putih non-Hispanik menyusut dari 196 juta pada 2010 menjadi 191 juta. Orang kulit putih terus menjadi kelompok ras atau etnis yang paling umum, meskipun itu berubah di California, di mana Hispanik menjadi kelompok ras atau etnis terbesar.
Populasi ini tumbuh dari 37,6 persen menjadi 39,4 persen selama satu dekade terakhir, sementara pangsa orang kulit putih turun dari 40,1 persen menjadi 34,7 persen. California, negara bagian terpadat di negara itu, bergabung dengan Hawaii, New Mexico, dan Distrik Columbia sebagai tempat di mana orang kulit putih non-Hispanik tidak lagi menjadi kelompok dominan.
Nicholas Jones, seorang pejabat Biro Sensus mengatakan jika populasi AS jauh lebih multiras. "Dan jauh lebih beragam secara ras dan etnis daripada yang telah kami ukur di masa lalu," ujarnya.
Beberapa ahli demografi memperingatkan bahwa populasi kulit putih tidak menyusut sebanyak peralihan ke identitas multiras. Jumlah orang yang diidentifikasi sebagai bagian dari dua atau lebih ras meningkat lebih dari tiga kali lipat dari 9 juta orang pada 2010 menjadi 33,8 juta pada 2020. Mereka sekarang mencapai 10 persen dari populasi AS.
(wk/zodi)