Luhut Sebut Jumlah Pasien Isoman Di Rumah Terlalu Banyak, Lemahkan Penanganan COVID-19 Pemerintah
Instagram/luhut.pandjaitan
Nasional

Pasien COVID-19 yang melakukan isoman di rumah diketahui relatif banyak. Hal ini mendapat sorotan dan tanggapan dari Menko Marives Luhut yang juga sebagai koordinator PPKM Level 4 Jawa-Bali.

WowKeren - Angka COVID-19 yang terbilang masih tinggi, membuat jumlah pasien juga banyak. Adapun pasien dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG) yang memilih untuk isolasi mandiri (isoman) di rumah juga tidak sedikit.

Akan tetapi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa banyaknya pasien positif yang isoman di rumah, melemahkan upaya pemerintah dalam penanganan COVID-19. Lantas ia menyebut bahwa isolasi terpadu (isoter) merupakan solusi terbaik untuk mendukung penanganan COVID-19.

"Kelemahan kita itu karena isoman di rumah terlalu banyak, kalau kena, paling bagus itu masuk isoter," terang Luhut saat melakukan kunjungan ke sejumlah sentra vaksinasi dan pusat isoter di Kabupaten Bogor, Sabtu (14/8). "Karena di isoter itu semua ada, dokternya ada, makanannya bagus, obatnya cukup, pemeriksaan lainnya bagus."

Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Bogor mencapai 1.378 kasus. Angka tersebut merupakan data per Jumat (13/8) kemarin. Hal ini tentunya perlu mendapatkan penanganan yang baik dan tepat.


Luhut pun meminta Pemkab Bogor untuk menggencarkan 3T (testing, tracing, treatment). Sementara untuk pasien isoman mencapai 51 persen hingga saat ini.

Selanjutnya, Luhut berharap agar Pemkab Bogor bisa lebih koperatif dan meningkatkan kinerja, khususnya memaksimalkan fasilitas isoter. "Kami sudah sepakat, Bu Ade (Bupati Bogor) harus bisa menyuntikkan (vaksin COVID-19) 100 ribu per hari, diharapkan mulai minggu depan sudah mulai bisa," tegas Luhut.

Selain itu, Luhut juga menyarankan agar Pemkab Bogor terus memperhatikan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil, dan terus mensosialisasikan vaksinasi kepada warganya. Dalam kunjungannya tersebut, Luhut tidak sendiri, diketahui juga ada Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BNPB Ganip Warsito.

Adapun lokasi yang dikunjungi oleh Luhut, Budi, dan Ganip adalah sentra vaksinasi di Stadion Pakansari dan pusat isolasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Kecamatan Kemang. Hingga saat ini, telah BPSDM Kemendagri Kemang telah merawat sebanyak 1.057 pasien.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait