Pemerintah AS Investigasi Sistem Autopilot Tesla Usai Banyak Sebabkan Kecelakaan
pixabay.com/Ilustrasi/Blomst
Dunia

Penyelidikan ini akan berlaku untuk 765.000 kendaraan tipe Y, X, S, dan 3 kendaraan listrik yang dibuat sejak 2014 usai dilaporkan ada 11 kecelakaan yang melibatkan mobil Tesla.

WowKeren - Pemerintah Amerika Serikat telah membuka penyelidikan resmi terhadap mobil keluaran Tesla. Investigasi akan dilakukan pada lebih dari 700.000 kendaraan di negara itu, terutama pada sistem kendali otomatis atau self-driving.

Sistem ini telah dikaitkan dengan hampir selusin kecelakaan yang melibatkan kendaraan darurat seperti mobil polisi dan ambulans. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional mengumumkan penyelidikan, yang mencakup hampir semua kendaraan Tesla yang dijual di Amerika Serikat selama tujuh tahun terakhir.

Penyelidikan ini akan berlaku untuk 765.000 kendaraan tipe Y, X, S, dan 3 kendaraan listrik yang dibuat sejak 2014. Sebelumnya, dilaporkan telah ada 11 kecelakaan yang melibatkan mobil Tesla dan kendaraan darurat sejak tahun 2018 lalu.

Empat di antaranya dilaporkan terjadi tahun ini. Kecelakaan-kecelakaan itu telah mengakibatkan 17 luka-luka dan satu kematian. Penyelidikan difokuskan pada sistem penggerak otonom model, yang sebagian menavigasi kendaraan tanpa bantuan manusia. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional mengatakan jika kecelakaan itu umumnya terjadi saat malam hari.


"Sebagian besar insiden terjadi setelah gelap," ujar mereka. "Dan kecelakaan yang ditemui melibatkan tindakan pengendalian seperti lampu kendaraan responden pertama, suar, papan panah yang menyala, dan kerucut jalan."

"Kendaraan subjek yang terlibat semuanya dikonfirmasi telah terlibat dalam Autopilot atau Traffic Aware Cruise Control selama pendekatan terhadap kecelakaan," tambah mereka. Badan tersebut mengatakan penyelidikan akan menilai teknologi dan metode yang digunakan Tesla untuk memantau dan menempatkan keterlibatan pengemudi manusia ketika autopilot diaktifkan.

NHTSA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional sebelumnya telah memeriksa sistem self-driving Tesla. Penyelidikan AS dapat mengarah pada penyelidikan yang lebih dalam dan, pada akhirnya akan mengarah pada safety recall.

Sistem autopilot Tesla sendiri dapat menangani beberapa fungsi mengemudi, seperti kemudi dan pengereman. Meski demikian, keterlibatan manusia sebagai pengemudi juga diperlukan untuk memantau pengoperasian kendaraan dan waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin akan ditimbulkan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait