Pangeran Harry dan Meghan Markle mendadak terancam berurusan dengan hukum bilamana berani membocorkan nama anggota kerajaan yang diduga rasis terhadap warna kulit Archie Harrison.
- Sisilia Rizky Azalea
- Senin, 30 Agustus 2021 - 10:18 WIB
WowKeren - Polemik Duke and Duchess of Sussex Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan keluarga kerajaan Inggris tak kunjung berakhir. Yang mana, kedua belah pihak kerap diisukan tak sedang memiliki hubungan baik.
Satu persatu fakta mengejutkan tentang hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan keluarga kerajaan Inggris terungkap. Bahkan anggota kerajaan Inggris sempat dikecam publik sebagai keluarga yang rasis.
Hal itu lantaran Meghan mengklaim terdapat dua anggota kerajaan Inggris yang mempermasalahkan seberapa gelap warna kulit sang putra, Archie Harrison, sebelum lahir. Pengakuan Meghan itu lantas membuat publik geram dan mengecam anggota kerajaan sebagai keluarga yang rasis.
Terkait hal tersebut, sejumlah keluarga kerajaan dikabarkan marah dan kecewa dengan pernyataan Meghan di wawancara bersama Oprah Winfrey. Hubungan Pangeran Harry dengan sang ayah dan kakak yakni Pangeran Charles dan Pangeran William juga semakin jauh usai wawancara tersebut.
Menariknya, Meghan dan Pangeran Harry belum lama ini dikabarkan berencana untuk membongkar nama anggota kerajaan yang disebut mereka rasis. Yang mana, Meghan dan Pangeran Harry masih merahasiakan nama anggota kerajaan itu kepada publik.
Seorang pengamat bernama Mark Stephens lantas mengatakan jika Pangeran Harry dan Meghan bisa terlibat urusan hukum bila menyebut nama anggota kerajaan yang diduga rasis tersebut. Yang mana, Pangeran Harry dan Meghan akan digugat atas pencemaran nama baik dan pelanggaran privasi orang lain.
Mark mengatakan jika percakapan Meghan dan anggota kerajaan tersebut bisa saja bersifat pribadi di antara dua individu. Bila hal itu benar terjadi, maka Meghan tak seharusnya menyebarkannya isi percakapan mereka kepada pihak ketiga seperti media.
"Pada dasarnya bila pihak yang dimaksud disebutkan namanya, mungkin mereka dapat menuntut atas pencemaran nama baik dan pelanggaran privasi jika itu adalah percakapan pribadi antara dua individu," terang Mark Stephens kepada Mail + "Di mana ada harapan privasi yang wajar dan untuk isi percakapan tidak untuk dibagikan kepada pihak ketiga yakni media."
Mark juga mengatakan jika pernyataan Meghan perlu diselidiki terlebih dahulu. Apakah orang yang dianggap rasis tersebut benar-benar mengucapkan kalimat bernada rasis.
"Pertama-tama, kata-kata persis yang diucapkan harus diidentifikasi, dan konteksnya. Apakah itu rasis atau hanya penyelidikan?" pungkas Mark. "Kata-kata itu mungkin memiliki nada rasis tetapi apakah itu dimaksudkan dengan cara itu?"
(wk/Sisi)