Sabrina Chairunnisa bagikan cerita pengalamannya menjadi korban bully saat menempuh pendidikan S2 di sebuah kampus ternama, bongkar sederet perlakuan yang didapatkannya.
- Septi Fatmawati
- Kamis, 02 September 2021 - 19:47 WIB
WowKeren - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kabar tindakan bullying yang viral di jagat maya. Tindakan bullying tersebut diduga dilakukan oleh beberapa oknum karyawan senior Komisi Penyiaran Indonesia (KPI Pusat) kepada karyawan yang lebih muda. Kisahnya yang viral kemudian mendapatkan banyak kecaman dari netizen. Agaknya hal ini juga memancing reaksi dari Sabrina Chairunnisa.
Fitness influencer ini membagikan cerita mengenai pengalamannya sendiri menjadi korban bully. Hal ini disampaikannya dalam sebuah unggahan di Insta Stories akun terverifikasi miliknya.
Sabrina mengingat momen saat ia sering dibully ketika menempuh pendidikan kuliah S2 di sebuah kampus ternama. Bahkan Sabrina tak segan membeberkan perlakuan jahat yang didapatkannya kala itu mulai dari dihina setiap hari, difitnah, hingga fotonya dijadikan meme atau guyonan.
“Aku yang kuliah S2 di kampus ternama aja pun kena bullying abis-abisan. Beramai-ramai pelecehan secara verbal ya iya, setiap hari dihina, direndahin, foto-foto gue dijadiin meme iya, difitnah gw melacur ya iya, padahal salah satu pelakunya malah simpenan suami orang,” cerita Sabirna Chairunnisa di Insta Stories, Kamis (2/9).
Tentu saja pengalaman dibully ini membuat Sabrina kala itu merasakan tekanan stres yang luar biasa. Bahkan tunangan Deddy Corbuzier ini sempat berpikir untuk pindah universitas. Namun ia kemudian berhasil melaluinya berkat sahabat-sahabat yang setia menguatkannya.
Sabrina pun seolah dibuat tak habis pikir dengan pengalamannya kala itu. “Bayangin ini S2 loh, S2. Isinya harusnya manusia intelek kan?” tegasnya.
Karena itu Sabrina mengecam keras tindakan bullying yang terjadi di manapun. Ia menegaskan jika tindakan yang sering dilakukan dengan dalih hanya candaan ini harus segera dianggap serius dan dihentikan.
Tak hanya itu, Sabrina juga berpesan kepada masyarakat khususnya followersnya di Instagram untuk tak tinggal diam dengan tindakan bullying. Ia menyarankan korban berbagi cerita agar tindakan tak terpuji ini bisa dihentikan.
“Jadi intinya, di manapun kita kerja/sekolah ga jaminan. Selama pembully2 itu masih dibiarin dan dianggap, ‘ya mereka hanya bercanda’, tanpa tindak tegas,” ujar wanita yang akrab disapa Sab ini. “Please jangan pernah tolerir tindakan pembulian sekecil apapun lawan. Lapor atau tulis sekalian di sosmed biar mereka tau the power of netizen,” tandasnya.
(wk/sept)