Terungkap alasan ditiadakannya nominasi FTV Terpuji di ajang penghargaan Festival Film Bandung (FFB) tahun ini. Miqdad Addausy lantas memberikan komentar berikut ini!
- Lailatul Maghfiroh
- Kamis, 09 September 2021 - 11:54 WIB
WowKeren - Festival Film Bandung (FFB) 2021 telah mengumumkan nominasinya pada Rabu (8/9). Nominasi tersebut berdasarkan pengamatan terhadap karya yang tayang di bioskop Bandung, Jawa Barat sebanyak 25 film sepanjang 1 Agustus 2020 - 31 Agustus 2021.
Sayangnya di tahun ini pihak penyelenggara meniadakan kategori nominasi Film Televisi atau FTV terpuji. Melansir dari unggahan di Instagram @festivalfilmbandung, dikatakan bahwa ada sebanyak 60 FTV telah diamati.
Namun ternyata hanya ada dua judul yang layak untuk masuk nominasi. Hal ini lantaran 58 judul lainnya dianggap memiliki tema yang sama dan ceritanya dinilai stagnan seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Dari 60 film televisi yang kami amati, hampir semuanya menyuguhkan tema yang tidak baru. Tema rumah tangga dan perselingkuhan serta romansa remaja mendominasi dengan cerita yang stagnan dari tahun ke tahun," tulis akun @festivalfilmbandung.
"Kami mencatat hanya ada dua judul yang layak masuk dan diperbincangkan lebih lanjut di meja pengamat. Kedua judul tersebut adalah "Senyummu Surgaku" dan "Tertuduh Sukses" produksi Citra Sinema," tambahnya.
Lantaran kandidat yang pantas masuk nominasi hanya ada dua judul, maka kategori FTV Terpuji ditiadakan. "Oleh karena jumlah yang layak masuk nominasi kurang dari lima, kami sepakat untuk tidak memberikan apresiasi kepada kategori Film Televisi," pungkasnya.
Lebih lanjut, postingan tersebut lantas menuai beragam, tanggapan dari netizen termasuk aktor Miqdad Addausy selaku pemain FTV "Senyummu Surgaku". Di sana ia tampak menyesalkan ditiadakannya nominasi FTV Terpuji pada ajang FFB tahun ini.
"Sudah berusaha semaksimal mungkin bikin FTV dengan genre yg berbeda , menjaga kualitas , & pesan positif terhadap masyarakat “Senyummu Surgaku” namun sayang, karena alasan yg lain tidak menyuguhkan sesuatu yg baru dan stagnan, akhirnya kategorinya FTV di tiadakan," tulisnya di kolom komentar.
Meski begitu, Miqdad Addausy memberikan semangat bagi insan pertelevisian agar tak berhenti memberikan karya terbaik untuk negeri. "Untuk teman-teman tetap semangat. Semoga tidak menurunkan semangat insan pertelevisian yang masih ingin membuat karya berkualitas. Ini dunia seni, tolak ukur kemampuan seseorang tidak dinilai dari sensasi, tapi prestasi. Mari.🙏🏼," pungkasnya.
(wk/lail)