Shizuka Diblur, KPI Minta Televisi Setop Sensor Tayangan Film Kartun
Instagram/agung_suprio
TV

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio secara tegas meminta kepada stasiun televisi untuk tidak lagi melakukan sensor pada tayangan film kartun.

WowKeren - Belum lama ini Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio meminta stasiun televisi agar berhenti menyensor tayangan film kartun. Kendati demikian, ia menyarankan agar menampilkan film kartun apa adanya.

Hal itu disampaikan Agung saat ia hadir menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier. Agung sendiir mengaku kaget saat melihat Shizuka, salah satu karakter di kartun "Doraemon" diblur karena mengenakan bikini.

Ia pun menegaskan bahwa sensor tersebut bukan KPI yang melakukannya melainkan dari pihak stasiun televisi itu sendiri. "Kaget juga Shizuka pakai bikini disensor, eh diblur, gue itu kaget banget," ujar Agung.

“Jadi gue meminta di forum ini kepada semua industri penyiaran televisi untuk tidak memblur kartun, menyensor kartun, tampilkan apa adanya,” tambahnya. Deddy kemudian berpendapat mungkin saja televisinya takut akan mendapat teguran.


Agung lantas membenarkannya, namun pada setiap tahun ada pelatihan mengenai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Pihak televisi biasanya mengirim karyawannya untuk mengikuti pelatihan ini dan menjadi paham aturannya sebelum melakukan editing.

“Jadi ada kemandegan di tivi, di dalam forum ini supaya mereka mendengar melihat dan kemudian mengubah tidak lagi mengeblur kartun. Kalau gue lihat kartun-kartun itu produk lama sih bro, didaur ulang dikasih lihat nih KPI, jengkel juga gue lama-lama,” kata Agung.

Pada kesempatan itu, Agung juga menjelaskan soal sensor pada tayangan sinetron atau film. Ia menegaskan bahwa semua sensor diserahkan kepada Lembaga Sensor Film (LSF). Sementara KPI akan bekerja pasca tayang.

“Sumber pertama pengaduan, masyarakat mengadu, wajib eksekusi, merespons. Sumber kedua – pantauan kita, secara manual, mereka mantau 24 jam, melanggar P3SPS atau enggak,” terangnya.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts