Sejumlah tangkapan layar dari komentar Liu saat wawancara dalam teks bahasa Inggris dan Mandarin diposting di platform media sosial Weibo oleh sebuah akun nasionalis Tiongkok.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 11 September 2021 - 11:51 WIB
WowKeren - Nama Simu Liu tengah naik daun saat ini seiring dengan kesuksesan rilis "Shang-Chi and The Legend of The Ten Rings". Liu merupakan aktor utama di film Marvel tersebut yang berperan sebagai Shang-Chi.
Namun tampaknya kabar tak sedap tengah menerpa aktor Asia tersebut. Ia dituduh telah berbicara buruk tentang Tiongkok dalam sebuah wawancara tahun 2017. Tangkapan layarnya baru-baru ini diposting ulang di internet Tiongkok.
Aktor Tiongkok-Kanada itu menyampaikan komentarnya tentang Tiongkok selama wawancara empat tahun lalu ketika Kanada merayakan hari jadinya yang ke-150. Segmen Liu adalah bagian dari serial "What's Your Story?" Canadian Broadcasting Corporation (CBC).
Sejumlah tangkapan layar dari komentar Liu dalam teks bahasa Inggris dan Mandarin diposting di platform media sosial Weibo oleh Diba, sebuah akun nasionalis Tiongkok. Diba mengatakan di Weibo bahwa aktor berusia 32 tahun itu beremigrasi dari kota Harbin Tiongkok ke Kanada ketika dia berusia lima tahun.
Liu menganggap dirinya sebagai orang Kanada, klaim Diba, dan orang tuanyalah yang membawanya dalam perjalanan. Diba kemudian menyoroti alasan Liu bermigrasi.
"Ketika saya masih muda, orang tua saya menceritakan kisah-kisah ini tentang tumbuh di Tiongkok yang komunis," bunyi subtitle-nya. "Mereka tinggal di dunia ketiga di mana Anda bisa melihat orang-orang yang sekarat karena kelaparan."
Orang tuanya, katanya juga, merasa Kanada adalah tempat untuk memberinya masa depan yang lebih baik. Namun rupanya, video wawancara Liu tahun 2017 tidak lagi dapat ditemukan di situs web CBC.
Tak pelak tangkapan layar itu membuat para pengguna internet Tiongkok murka. Mereka menyerang Liu dan menuduhnya meremehkan Tiongkok. Mereka juga mempertanyakan motifnya memainkan peran superhero Tiongkok Shang-Chi setelah meninggalkan negara itu.
Namun kekinian, observasi lanjut menunjukkan bahwa terdapat kesalahan dalam penerjemahan. The Straits Times juga melaporkan bahwa seorang pengguna Weibo menunjukkan penerjemah asli dari komentar Liu telah meminta maaf atas kesalahan tersebut. Pengguna tersebut juga mengatakan mungkin ada motif tersembunyi untuk menebar kebencian.
(wk/zodi)